terkinni.id – Pada Kamis (7/5), Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon Gu diketahui telah melaksanakan pertemuan di Kantor Kemdiktisaintek.
Dalam kesempatan ini, keduanya membahas soal penguatan hubungan Korea-Indonesia dalam bidang pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan riset.
Mendiktisaintek menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk memperluas kolaborasi antarkampus, riset bersama, hingga pengembangan universitas dan fakultas berbasis kesehatan dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Beliau juga menyorot kolaborasi yang sudah terjalin antara perguruan tinggi Korea dan Indonesia serta mengharapkan peningkatan proyek-proyek strategis di dalamnya.
Tidak hanya itu, Mendiktisaintek juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama riset strategis yang mampu mendorong hilirisasi dan implementasi industri hingga perluasan kolaborasi program antarkampus seperti joint research, workshop tahunan, dan pertukaran akademik.
Dubes Yoon Soon Gu pun mengaku mendukung upaya kerja sama tersebut, khususnya dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi berbasis STEM dan medis di Indonesia. Ia lalu mengungkapkan akan menyampaikan permintaan Indonesia kepada pemerintah Korea.
Kedua pihak selanjutnya juga menindaklanjuti pembahasan kerja sama konkret menyusul komitmen Presiden Indonesia dalam membangun sekolah dan universitas baru berbasis STEM dan kesehatan. Kedubes Korea untuk Indonesia menyambut baik rencana tersebut dan meminta penyampaian proposal resmi sebagai dasar penjajakan dukungan lebih lanjut. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas riset nasional, mempercepat hilirisasi teknologi, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul dan ekosistem inovasi yang berdaya saing global.


