terkinni.id – Realisasi investasi dari dana ventura senilai lebih dari 700 miliar won yang dibentuk Korea Venture Investment untuk mengembangkan startup kecerdasan buatan (AI) dan deep tech menjadi perusahaan unicorn baru mencapai 10,5% dari total dana yang dihimpun.
Berdasarkan analisis data oleh anggota parlemen Choi Soo-jin, hingga akhir Juni, sebanyak 11 dana dalam program Next Unicorn Project telah menghimpun total 706,3 miliar won. Namun, dana yang benar-benar diinvestasikan ke 40 perusahaan baru mencapai 74 miliar won.
Program ini diluncurkan tahun lalu dengan investasi pemerintah sebesar 300 miliar won melalui Korea Fund of Funds. Pemerintah berencana menggunakan dana tersebut untuk menarik modal swasta dan menyediakan pendanaan bagi perusahaan AI dan deep tech sesuai tahap pertumbuhannya.
Program tersebut terdiri atas dana startup dan scale-up. Sembilan dana startup dengan total nilai 344,6 miliar won telah menyalurkan 52,2 miliar won kepada 35 perusahaan, atau 15,1% dari total dana. Sementara itu, dua dana scale-up senilai 361,7 miliar won baru menginvestasikan 21,8 miliar won kepada lima perusahaan, setara 6%.
Sejak program ini direncanakan, telah muncul kekhawatiran bahwa proses dari pembentukan dana hingga investasi langsung ke perusahaan membutuhkan waktu cukup lama. Parlemen juga telah dua kali menyampaikan bahwa penyaluran dana secara nyata dalam tahun yang sama mungkin sulit dilakukan.
Choi menyatakan akan meninjau efektivitas pengelolaan dana tersebut melalui audit parlemen dan mendesak dilakukannya perbaikan secara menyeluruh.


