terkinni.id – Pusat Promosi Perdagangan FTA Jeju diketahui mengirimkan ‘Delegasi Eksplorasi Pasar Indonesia’ ke Jakarta dari tanggal 29 Juni hingga 3 Juli lalu untuk mendukung masuknya usaha kecil dan menengah yang menjanjikan dari wilayah Jeju ke pasar Indonesia.
Delegasi eksplorasi pasar ini diselenggarakan bersama oleh enam pusat promosi perdagangan FTA di Jeju, Gwangju, Daejeon, Sejong, Jeonnam, dan Chungnam. Dari Jeju, tiga perusahaan—Jeju Libe, Tiger Lab, dan Fresys—berpartisipasi, melakukan konsultasi ekspor dengan pembeli lokal dan melaksanakan kegiatan eksplorasi pasar.

Dalam kesempatan tersebut, perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi juga menghadiri seminar tren pasar barang konsumsi, dan sistem sertifikasi Indonesia. Selama konsultasi ekspor 1:1 berikutnya, mereka memperkenalkan keunggulan dan daya saing produk perusahaan masing-masing, yang berhasil mencapai penandatanganan MOU ekspor senilai sekitar $300.000 atau sekitar Rp5,3 miliar.
Seorang pejabat dari Pusat Promosi Perdagangan FTA Jeju menyatakan, “Indonesia adalah negara dengan potensi pertumbuhan tinggi yang memiliki pasar konsumen terbesar di ASEAN, menawarkan peluang signifikan bagi perusahaan kami untuk memasuki pasar tersebut.” Ia menambahkan, “Kami akan terus aktif mendukung perusahaan lokal dalam memasuki pasar luar negeri dengan terus mengadakan sesi pelatihan dan sesi informasi yang diperlukan, termasuk konsultasi mengenai penerbitan sertifikat asal FTA, sertifikasi Halal, dan praktik ekspor untuk negara-negara tertentu.”


