March25 , 2026

Setelah AS, Uni Eropa Terapkan Kebijakan Baja Proteksionis

Share

terkinni.id – Setelah Amerika Serikat, Uni Eropa (UE) juga akan menaikkan tarif impor baja dari 25% menjadi 50% dan memangkas kuota bebas bea masuk hingga setengahnya, menimbulkan kekhawatiran baru bagi industri baja Korea Selatan.

Menurut Komisi Eropa, langkah ini bertujuan melindungi pabrik dan lapangan kerja di Eropa dari masuknya baja murah setelah kebijakan tarif serupa diberlakukan oleh AS dan Kanada. Kuota impor baja global akan dipangkas dari 30,53 juta ton menjadi 18,3 juta ton, turun sekitar 47%, dan tarif untuk impor di luar kuota akan naik dua kali lipat menjadi 50%.

Kebijakan tersebut berlaku bagi semua negara non-UE, kecuali Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein, dan diperkirakan akan diberlakukan paling lambat Juni tahun depan.

Tahun lalu, ekspor baja Korea ke UE mencapai 4,48 miliar dolar AS, lebih tinggi dibanding ekspor ke AS (4,35 miliar dolar AS). Menanggapi hal ini, Kementerian Perdagangan Koreamenyatakan akan mengupayakan perlindungan kepentingan nasional melalui konsultasi bilateral, seraya menekankan bahwa UE berjanji mempertimbangkan negara-negara dengan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA)dalam pembagian kuota.

Related

HPN Korea & PWNU DKI Jakarta Sepakati Perjanjian Kerja Sama Bangun Ekosistem Halal Global!

terkinni.id – Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Korea dan Pusat...

HPN Korea Bekerja Sama dengan AMPHURI Wujudkan Pariwisata Halal Jeju!

terkinni.id – Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Korea meluncurkan kampanye...

Gyeonggi Tourism Organization Gelar Sesi Arahan Bersama Traveloka, Berupaya Tarik Wisatawan Indonesia!

terkinni.id – Gyeonggi Tourism Organization (GTO) secara resmi meluncurkan...

Korea Selatan Berencana Produksi Komponen Pesawat Tempur KF-21 di Indonesia!

terkinni.id – Menurut beberapa sumber pada Jumat (20/3), pemerintah...

Indonesia Akan Segera Terima 16 Unit Ekspor Pertama Pesawat Tempur Boramae, KF-21!

terkinni.id – Dalam pidato pembukaannya pada rapat Komite Pusat...