terkinni.id – Pada 22 Juli lalu, Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun dan Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono telah mengadakan pertemuan bilateral di Manila, Filipina, seiringan dengan diselenggarakannya “ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM)”.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak diketahui sepakat untuk memperkuat komunikasi strategis diplomatik dan keamanan serta memperluas kerja sama di industri-industri pertumbuhan baru seperti pertahanan, pembuatan kapal, dan industri budaya kreatif.
Menteri Sugiono menyatakan dalam pertemuan tersebut, “Indonesia siap bekerja sama erat dengan Korea untuk mencapai hasil kerja sama yang konkret.”
Sementara itu, Menteri Cho menyatakan, “Kami akan mendukung pembangunan kapal dagang berukuran besar dan menengah dengan menarik investasi dari perusahaan Korea ke galangan kapal Indonesia dan berkontribusi memperkuat industri maritim Indonesia.”
Tak sampai di situ, kedua negara juga bertukar pandangan mengenai isu-isu internasional, termasuk situasi di Timur Tengah dan Semenanjung Korea. Lebih lanjut, mereka menekankan penguatan multilateralisme dan pembentukan tatanan internasional berbasis aturan. Kemenlu Indonesia menyatakan, “Pertemuan bilateral ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis substantif dan berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran regional.”


