terkinni.id – Korea Testing Laboratory (KTL) mengumumkan pada Rabu (15/4) bahwa mereka telah memperoleh kualifikasi lokal guna mendapatkan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) di sektor pengisi daya kendaraan listrik melalui kerja sama dengan SUCOFINDO, badan pengujian dan sertifikasi milik negara Indonesia.
Melalui ini, KTL kini mampu mendukung perusahaan domestik di sektor pengisi daya kendaraan listrik (EV) secara lebih efektif untuk memasuki pasar Indonesia. KTL berharap dapat memberikan bantuan praktis kepada perusahaan pengekspor dengan mengamankan dan menyediakan informasi tentang sistem pengujian dan sertifikasi pengisi daya EV Indonesia serta tren regulasi, sekaligus mengurangi biaya sertifikasi dan mempersingkat waktu yang dibutuhkan.
Seiring dengan kerja sama ini, SUCOFINDO pun sedang mengupayakan keanggotaan mereka di Asia Network of Certification Bodies (ANF), yang juga didukung KTL selaku anggota berwenang di ANF.
Song Tae Seung, Kepala Divisi Industri Digital di KTL, menyatakan, “Pengamanan basis pengujian domestik untuk sertifikasi SNI ini menandai titik balik penting yang memungkinkan perusahaan kami untuk memperoleh sertifikasi internasional dengan lebih cepat dan efisien.” Ia menambahkan, “Untuk memperkuat daya saing industri Korea, negara yang berorientasi ekspor, kita akan terus berupaya menghilangkan hambatan sertifikasi dan memperluas kerja sama pengujian dan sertifikasi global.”


