terkinni.id – UD Impact mengumumkan bahwa pasa 21 Mei lalu, mereka telah menandatangani kesepakatan dengan Garuda Spark Innovation Hub (Garuda Spark), sebuah platform pengembangan talenta digital di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) Indonesia.
Adapun CEO UD Impact Kim Jeong Heon dan Koordinator Kreativitas ICT Garuda Spark Sonny Hendra Sudaryana menghadiri upacara penandatanganan perjanjian tersebut.
Garuda Spark adalah pusat inovasi yang menghubungkan perusahaan startup, industri, akademisi, dan komunitas kreatif. Berawal di Bandung, Garuda Spark memperluas jangkauannya ke wilayah-wilayah utama seperti Jakarta, Aceh, dan Medan. Secara khusus, Garuda Spark berperan sebagai saluran utama bagi 4 juta orang yang akan menjadi bagian dari misi nasional pemerintah Indonesia dalam “melatih 12 juta talenta digital pada tahun 2030.”
Berdasarkan perjanjian ini, UD Impact kemudian memperoleh status sebagai Mitra Strategis dan Implementasi resmi Garuda Spark sehingga memungkinkan sumber daya pendidikan dari perusahaan swasta Korea untuk secara resmi diintegrasikan ke dalam sistem pengembangan talenta digital nasional Indonesia.
Bidang kerja sama keduanya akan terdiri atas partisipasi sumber daya mentor dan pelatih UD Impact dalam lokakarya yang diselenggarakan oleh Garuda Spark, penguatan kemampuan AI praktis dari talenta yang dilatih oleh Garuda Spark melalui akses dan demonstrasi sistem manajemen pembelajaran berbasis AI (AI LMS), pemaparan langsung ke industri global dan lokasi startup melalui perancangan dan pelaksanaan bersama program imersi Korea untuk pemuda dan pengusaha Indonesia, serta perancangan dan pengoperasian bersama program inkubasi dan akselerasi.
Kim Jeong Heon menyatakan, “Fakta bahwa sebuah perusahaan swasta Korea bergabung sebagai mitra strategis dan implementasi resmi dalam kerja sama dengan KOMDIGI menandakan bahwa format kerja sama digital antara kedua negara telah ditingkatkan ke level yang lebih lanjut.” Ia menambahkan, “Secara khusus, Program Imersi Korea akan berfungsi sebagai jalur bagi peserta pelatihan Garuda Spark untuk berinteraksi langsung dengan industri global dan situs startup. Kami pun akan berkontribusi dalam memenuhi target pengembangan talenta pemerintah maksimal.”
Koordinator Garuda Spark lalu menyatakan, “UD Impact telah mengumpulkan sumber daya pendidikan startup praktis dan pembelajaran AI di Korea sehingga melalui kemitraan ini mereka akan menjadi jalur utama bagi peserta untuk tumbuh menjadi wirausahawan digital yang mampu bersaing di panggung global.”


