terkinni.id – Menurut laporan bisnis Naver tahun 2025 yang diserahkan kepada Badan Pengawas Keuangan pada Selasa (23/3) lalu, perusahaan tersebut telah mengurangi sekitar 10,9% dari total 599.976.856 sahamnya di Emtek, perusahaan platform media terbesar di Indonesia.
Hal ini ditafsirkan sebagai langkah antisipasi untuk mengoptimalkan aset karena kinerja perusahaan lokal tersebut kian dinilai memburuk.
Adapun pada Maret 2021 lalu, Naver mulai menargetkan pasar Asia Tenggara dengan berinvestasi sekitar $150 juta (sekitar 170 miliar won) untuk mengakuisisi 1,79% saham di Emtek. Akan tetapi, akibat kinerja yang lambat dibandingkan dengan investasi tersebut, Naver memutuskan untuk mengurangi kepemilikannya setiap tahun sejak 2022.
Naver menjelaskan, “Investasi tersebut dilakukan selama proses peninjauan masuk ke pasar Indonesia, tetapi sebagian saham dijual sebagai bagian dari penyesuaian portofolio menyusul perubahan selanjutnya dalam lingkungan pasar lokal.”


