terkinni.id – Menurut beberapa sumber pada Jumat (20/3), pemerintah Korea Selatan saat ini sedang membahas kemungkinan memproduksi beberapa komponen pesawat tempur KF-21 di Indonesia sambil mempertimbangkan proses ekspor.
Seorang pejabat pemerintah menyatakan, “Rencananya adalah memproduksi kerangka pesawat inti di dalam negeri (Korea), tetapi beberapa bagian akan dibuat oleh perusahaan Indonesia.” Dilaporkan bahwa rencana tersebut mencakup ekspor bagian-bagian kerangka pesawat KF-21 ke Indonesia yang lalu akan dibantu produksi oleh PT Dirgantara Indonesia dan kemudian dirakit kembali di Korea Selatan.
Korea Selatan dan Indonesia berencana untuk menyelesaikan diskusi ini saat kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan mendatang. Pada saat itu, mereka juga akan sekaligus mengupayakan penandatanganan perjanjian ekspor 16 unit KF-21 dari Korea Aerospace Industries (KAI).
Meskipun ada keraguan dari beberapa pihak mengenai kapasitas produksi lokal Indonesia, ada juga harapan bahwa melalui rencana ini, beban biaya Indonesia dapat berkurang sehingga memungkinkan terciptanya basis ekspor yang stabil. Indonesia, sebagai negara mitra pengembangan KF-21, semula memang berencana untuk mengimpor 48 unit, namun akibat masalah anggaran, diputuskan bahwa mereka hanya akan mengimpor 16 unit.
Dengan demikian, Indonesia juga diharapkan dapat menjadi pusat ekspor KF-21 di Asia Tenggara.


