terkinni.id – Menjelang konser BTS yang akan digelar pada 21 di kawasan Gwanghwamun, Seoul, otoritas memperkirakan akan terjadi lonjakan besar jumlah pengunjung. Menyikapi hal ini, Kantor Pendidikan Seoul telah membagikan surat edaran kepada orang tua melalui sekolah dasar hingga menengah, berisi imbauan pencegahan kecelakaan akibat kerumunan.
Dalam edaran tersebut, orang tua diminta membimbing anak agar menghindari lokasi dengan kepadatan tinggi. Jika harus berada di tengah kerumunan, siswa diimbau menjaga jarak aman dan tetap waspada terhadap risiko desak-desakan. Bila terjadi insiden, disarankan mengikuti arus kerumunan, bergerak perlahan secara diagonal, serta melindungi dada dengan tas. Jika terjatuh, dianjurkan melindungi bagian tubuh vital dan segera bangkit.
Konser ini diperkirakan akan menarik hingga 260 ribu orang, termasuk sekitar 22 ribu penonton bertiket. Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan telah menetapkan status kewaspadaanBTS “perhatian” untuk potensi bencana akibat kerumunan di wilayah Jongno dan Jung pada hari acara.
Sejak 19 hingga 20, tim gabungan pemerintah dan swasta melakukan inspeksi keselamatan di lokasi acara, yang juga akan ditinjau langsung oleh Menteri Dalam Negeri. Selain itu, Seoul Metro menghentikan sementara operasional loker di 17 stasiun sekitar Gwanghwamun mulai 20 sebagai langkah pencegahan. Pihak kepolisian akan memperkuat pengamanan, termasuk menjaga ketertiban, keamanan, dan antisipasi teror, sementara pemadam kebakaran menyiagakan tim penyelamat dan ambulans. Setelah acara, petugas juga akan disebar ke area seperti Itaewon, Hongdae, dan Seongsu untuk mengantisipasi perpindahan massa.
Sementara itu, pengiriman paket di beberapa wilayah Seoul juga diperkirakan akan mengalami keterlambatan pada 21 mendatang akibat penutupan jalan di sekitar Gwanghwamun.
Menurut Pemerintah Kota Seoul dan industri logistik pada 18, sejumlah jalan utama seperti Sejong-daero, Sajik-ro, dan Saemunan-ro akan ditutup untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung. Akibatnya, pengiriman di sebagian wilayah seperti Distrik Jongno dan Jung diperkirakan tertunda. CJ Logistics menyatakan akan memberi pemberitahuan kepada pelanggan terkait potensi keterlambatan, sementara pengiriman di wilayah yang masih dapat dijangkau akan tetap berjalan normal. Lotte Global Logistics juga berencana menginformasikan mitra dan titik distribusi mengenai kemungkinan gangguan akibat kemacetan.


