terkinni.id – Pusat Kerjasama Pembangunan Internasional Choonhae College of Health Sciences mengumumkan pada Kamis (26/2) bahwa baru-baru ini mereka telah mengunjungi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia dan Poltekkes Jakarta II untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang radiasi dan perawatan kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, kedua universitas kemudian menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) terkait kerja sama dalam pertukaran pendidikan dan akademik. Choonhae College of Health Sciences juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenkes atas kerja sama mereka dalam program pelatihan KOICA 2025 dan membahas kelanjutan kerja sama internasional untuk meningkatkan indikator pengendalian tuberkulosis.
Adapun perjanjian ini dilaksanakan sebagai bagian dari proyek Regional Innovation System & Education (RISE) milik Choonhae College of Health Sciences dalam memperluas landasan kerja sama pendidikan kesehatan global di Asia Tenggara.
Selama kunjungan tersebut pun, Direktur Kim Yeonrae dari Choonhae College memberikan kuliah khusus tentang “Kurikulum dan Sistem Career Path Radiologi Korea, Teknologi Pencitraan Medis Terbaru, dan Program Gelar Bersama” kepada mahasiswa dan dosen radiologi.
Tidak hanya itu, Choonhae College juga mengunjungi RS Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo di Bogor dan pusat kesehatan setempat untuk mempelajari kerja sama di bidang kesehatan internasional, serta mengunjungi Fakultas Keperawatan di Poltekkes Jakarta I untuk membahas pertukaran timbal balik.
Direktur Kim Changhee menyatakan, “Ini adalah kunjungan kedua kami ke Kemenkes Indonesia dan universitas-universitas afiliasinya setelah kunjungan tahun lalu, ini memberikan kesempatan untuk memperkuat fondasi kerja sama di bidang kesehatan dan pendidikan internasional.” Ia menambahkan, “Menindaklanjuti kesepakatan dengan Hanoi Health College di Vietnam, kami akan memperkuat kerja sama internasional yang berpusat pada radiologi melalui pertukaran mahasiswa dan dosen internasional, pengembangan kurikulum dan gelar bersama, penelitian bersama, hingga pertukaran akademis.”


