terkinni.id – Kantor Polisi Laut Wilayah Laut Timur Korea Selatan mengumumkan pada Senin (9/2), sekitar pukul 13.10 KST, bahwa seorang awak kapal nelayan berusia 30-an asal Indonesia yang beroperasi di perairan dekat Pulau Dokdo telah jatuh dan hilang.
Sebelumnya, awak kapal tersebut diketahui sempat terluka akibat gelombang menghantam struktur lambung kapal saat sedang menangkap ikan malam sebelumnya, sekitar pukul 23.40 KST. Polisi laut kemudian mengkonfirmasi bahwa korban tidak mengenakan jaket pelampung pada saat kecelakaan.
Polisi laut setempat hingga saat ini telah mengirimkan empat kapal patroli mereka, satu helikopter angkatan udara Yangyang, dua pesawat patroli angkatan laut, satu kapal pemandu, dan empat kapal nelayan sipil untuk melakukan pencarian intensif.
Adapun peringatan angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah Laut Timur saat ini cukup menyulitkan proses pencarian.
Lebih lanjut, seorang awak kapal berkewarganegaraan Indonesia lainnya yang mengalami luka di kepala telah diselamatkan dan dievakuasi ke Pelabuhan Mukho, Kota Donghae, Provinsi Gangwon.
Perwakilan Polisi Laut menyatakan, “Kami berusaha melakukan yang terbaik untuk mencari orang-orang yang hilang dengan mengerahkan semua peralatan dan personel yang tersedia. Kami berencana untuk memperluas area pencarian seiring dengan membaiknya kondisi cuaca.”


