May11 , 2026

Naver Pecahkan Rekor Kinerja sebagai K-AI

Share

terkinni.id – Didukung oleh strategi “On-Service AI” yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) di seluruh lini bisnisnya, Naver mencapai kinerja yang mampu memecahkan rekor. 

Pada tanggal 8 Agustus, Naver mengumumkan laporan keuangan gabungan yang menunjukkan pendapatan sebesar 2.9 triliun won untuk kuartal kedua tahun ini, meningkat 11,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian, laba operasional untuk periode yang sama juga meningkat 10,3% menjadi 521.6 miliar won dan laba bersih untuk periode tersebut naik 49,8% menjadi 497.4 miliar won. Dengan demikian, penjualan Naver pada paruh pertama telah mencapai 5.7 triliun won, menjadi yang tertinggi dalam setengah tahun terakhir.

Semua divisi bisnis utama melaporkan kinerja yang solid. Berdasarkan divisi, keuntungan yang diperoleh terdiri atas Platform Search sebesar 1 triliun won (5,9%), Commerce sebesar 861.1 miliar won (19,8%), Fintech sebesar 411.7 miliar won (4,8%), Content sebesar 474 miliar won (12,8%), dan Enterprise sebesar 131,7 miliar won (5,8%). Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, keuntungan ini meningkat antara 5% dan 20%.

Platform Search mengalami pertumbuhan pesat berkat layanan baru berbasis AI, peningkatan screen time pengguna melalui feed, serta optimalisasi iklan dan penargetan yang lebih canggih.

Commerce mengalami peningkatan volume transaksi karena peluncuran aplikasi Naver Plus Store yang sukses di pasaran, penguatan daya saing membership, dan N Delivery.

Fintech mencatat kinerja yang kuat, didorong oleh pembayaran Naver Pay, pertumbuhan commerce dan perluasan lingkungan eksternal yang berkelanjutan. Lebih lanjut, pada tahun ini Naver Pay berencana meluncurkan perangkat yang mampu mendukung berbagai metode pembayaran, termasuk face sign, demi kenyamanan pengguna dan memperkuat daya saingnya sebagai platform yang menghubungkan keuangan online dan offline.

Selanjutnya, keuntungan konten meningkat dari tahun ke tahun didorong oleh peningkatan penjualan Webtoon dan peningkatan jumlah pelanggan aplikasi kamera berbayar. Adapun keuntungan enterprise meningkat berkat pertumbuhan penjualan sektor publik dan penambahan akun Line Works berbayar.

Laporan performa ini menandai rapor pertama yang diterima pendiri Naver, Lee Hae-jin, sejak kembali ke garda terdepan manajemen. Ia kembali menjadi dewan direksi pada bulan Februari setelah tujuh tahun menjabat sebagai ketua. Selama ini, ia telah bergerak cepat untuk memperluas ekosistem AI dan mengamankan daya saing.

Laporan performa ini menandai rapor pertama yang diterima pendiri Naver, Lee Hae-jin, sejak kembali ke garda terdepan manajemen. Ia kembali menjadi dewan direksi pada bulan Februari setelah tujuh tahun menjabat sebagai ketua. Selama ini ia telah bergerak cepat untuk memperluas ekosistem AI dan mengamankan daya saing.

Selanjutnya, baru-baru ini perusahaan juga terpilih untuk menjalankan proyek-proyek AI , termasuk proyek konstruksi Sovereign AI yang dipromosikan oleh pemerintahan Lee Jae-myung dan proses akuisisi serta penyewaan unit pemrosesan grafis (GPU). Dengan ini, Naver telah benar-benar memantapkan dirinya sebagai perusahaan K-AI. 

Perusahaan ini juga berfokus pada merger dan akuisisi (M&A) dan investasi lokal. Choi Soo-yeon, CEO Naver, menyatakan, “Di era AI, tingkat kepentingan data semakin meningkat secara global.

Naver akan terus memperkuat kapabilitas bisnis berbasis AI di seluruh sektor B2C, B2B, dan B2G, serta mengamankan referensi bisnis baru untuk pertumbuhan jangka menengah hingga panjang, serta meletakkan pondasi untuk ekspansi global.”

Related