terkinni.id – Kementerian Luar Negeri Indonesia mengumumkan pada Jumat (10/10) bahwa Menteri Luar Negeri, Sugiono, akan melakukan kunjungan resmi ke Korea Utara pada tanggal 10 dan 11 Oktober. Ini akan menjadi kunjungan pertama Indonesia ke Korut dalam 12 tahun, setelah kunjungan Menlu Marty Natalegawa ke Korea Utara pada tahun 2013 silam.
Dilansir dari Antara News, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Yvonne Mewengkang, mengatakan, “Kunjungan ini dilakukan atas undangan Menteri Luar Negeri Korea Utara, Choi Son-hui,” dan menambahkan, “Menteri Sugiono akan mengadakan pertemuan bilateral pada tanggal 11 untuk membahas upaya memperkuat kerja sama kedua negara, serta isu-isu regional dan global.”
Juru Bicara Yvonne melanjutkan, “Kunjungan ini merupakan isyarat simbolis yang menunjukkan keinginan Indonesia untuk melanjutkan dialog konstruktif dengan semua mitra,” dan menekankan, “Ini akan menjadi kesempatan penting untuk memperkuat hubungan diplomatik kita, terutama dengan Korea Utara.” Ia menambahkan bahwa akan ada kesepakatan atau pengumuman khusus untuk memperkuat kerja sama kedua negara setelah kunjungan tersebut.
Dalam kunjungannya ke Korea Utara, Menlu Sugiono dijadwalkan akan mengunjungi Kedutaan Besar Indonesia di Pyongyang (KBRI). Sebelumnya, KBRI sempat ditutup pada 23 Juli 2021 karena karantina wilayah yang ketat di Korea Utara, tetapi dibuka kembali pada bulan Agustus tahun ini seiring meredanya situasi COVID-19.
Indonesia dan Korea Utara sendiri telah menjalin kerja sama diplomatik yang erat berkat hubungan persahabatan yang telah terjalin sejak era Presiden Soekarno dan Presiden Kim Il-sung. Hal ini semakin memicu perhatian terhadap penguatan hubungan antarkedua negara.


