terkinni.id – Data pribadi Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, Ibu Negara Kim Hye Kyung, serta 166 anggota rombongan perjalanan luar negeri lainnya dilaporkan bocor di sebuah situs online. Informasi yang terekspos mencakup nama dalam bahasa Korea dan Inggris, tanggal lahir, nomor paspor, serta identitas dan jabatan masing-masing individu.
Menurut laporan pada Senin (2/11), sebuah berkas berjudul “Daftar Penumpang (Korea Selatan–Belgia)” ditemukan di situs berbayar yang berkaitan dengan cyber security pada Juni lalu. Dokumen tersebut memuat data 168 orang yang ikut dalam penerbangan pesawat kepresidenan Korea Selatan, termasuk pejabat tinggi pemerintahan, staf Kantor Kepresidenan, personel pasukan pengamanan, hingga jurnalis yang meliput kunjungan luar negeri.

Berkas tersebut diketahui diunggah pada 2 Juni, tepat satu minggu sebelum Lee Jae Myung bertolak ke Brussels, Belgia, untuk menghadiri pertemuan dengan Uni Eropa dan agenda internasional lainnya pada 9 Juni. Kekhawatiran pun muncul karena situs tersebut memungkinkan anggota berbayar maupun perusahaan antivirus mengunduh dokumen tanpa pembatasan, sehingga identitas personel yang bertugas melindungi presiden turut berpotensi terekspos.

Hingga kini, pihak berwenang belum memastikan bagaimana dokumen tersebut bocor maupun siapa saja yang telah mengunduhnya. Kantor Kepresidenan menyatakan telah mengambil langkah penanganan setelah mengetahui insiden tersebut dan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk tindakan lanjutan. Kementerian Luar Negeri juga tengah melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kronologi kebocoran.
Sementara itu, kepolisian Korea Selatan telah memulai penyelidikan awal setelah mengetahui adanya dugaan paparan data pribadi presiden dan pejabat Kantor Kepresidenan. Polisi menyatakan akan memeriksa fakta terkait kasus tersebut dan meminta penghapusan dokumen yang diunggah. Namun, waktu pasti saat Kantor Kepresidenan dan kepolisian pertama kali mengetahui insiden ini belum diungkapkan.



