terkinni.id – Korea Western Power (KOWEPO) mencatat potensi konsultasi ekspor senilai US$18,76 juta atau sekitar 330 miliar rupiah setelah membawa 12 perusahaan kecil dan menengah (UMKM) Korea dalam misi dagang ke Indonesia dan Malaysia pada 1–5 September 2026.

Di Indonesia, misi ini menghasilkan 98 sesi konsultasi, 3 nota kesepahaman (MOU), serta potensi kontrak senilai US$13,97 juta atau sekitar 246 miliar rupiah. Sementara itu, pertemuan bisnis di Johor Bahru, Malaysia, menghasilkan satu kontrak dan konsultasi ekspor senilai US$4,79 juta atau sekitar 84 miliar rupiah. KOWEPO juga membawa peserta mengunjungi pameran ‘Electric & Power Indonesia 2026’ di Jakarta untuk mempelajari tren teknologi dan kebutuhan pasar listrik lokal.
Di Malaysia, delegasi perusahaan kemudian mengunjungi Malakoff Power Berhad dan Tanjung Bin Power Plant untuk membahas kerja sama operasional pembangkit, teknologi, serta peluang masuknya UMKM Korea ke dalam rantai pasok pembangkit listrik Malaysia. KOWEPO berencana akan terus mendukung kelanjutan hubungan antara perusahaan Korea dan pembeli lokal agar hasil konsultasi dapat berkembang menjadi kontrak nyata.


