April29 , 2026

Seoul Clinical Laboratories Resmi Sepakati MOU dengan RS Cipto Mangunkusumo

Share

terkinni.id – Seoul Clinical Laboratories (SCL Group), perusahaan solusi perawatan kesehatan komprehensif asal Korea Selatan, mengumumkan pada Selasa (28/4) bahwa mereka telah menandatangani MOU dengan RSUP Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk kerja sama di bidang layanan medis dan diagnostik canggih.

Melalui perjanjian ini, kedua pihak akan memprioritaskan kerja sama di bidang diagnostik presisi seperti skrining dini untuk berbagai jenis kanker dan pengujian genetik, solusi diagnostik dini berbasis AI, pemanfaatan bersama peralatan medis seperti pencitraan resonansi magnetik (MRI) dan tomografi terkomputasi (CT), serta bidang bisnis luar negeri jangka menengah hingga panjang seperti K-Healthcare dan platform IT. Lebih lanjut, SCL Group pun sekaligus membangun pijakan ekspansi skala penuh sistem K-Medical-nya ke Asia Tenggara.

Ketua SCL Lee Kyung Ryul menekankan, “Menyusul KTT Korea-Indonesia pada 1 April lalu, kami membahas upaya kerja sama praktis, seperti model kerja sama medis jarak jauh yang menargetkan daerah-daerah yang kurang terlayani secara medis, sekaligus meningkatkan aksesibilitas medis melalui penggunaan teknologi AI dan memperluas kerja sama di bidang kesehatan masyarakat dan kesehatan digital.”

Ketua Lee lalu melanjutkan, “Melalui kerja sama dengan RSCM, kami akan semakin memperkuat kerja sama layanan kesehatan antara Korea dan Indonesia dan terus memperluas layanan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.”

Direktur Rumah Sakit RSCM Supriyanto Dharmoredjo pun mengungkapkan, “Kami berharap dapat membangun landasan kerja sama praktis di bidang diagnostik presisi dan kedokteran preventif melalui kolaborasi dengan K-Lab.”

Dalam sambutannya, Duta Besar Korea untuk Indonesia Yoon Soon Koo, juga menyatakan, “Nota Kesepahaman ini menandai awal kerja sama praktis untuk menerapkan teknologi diagnostik canggih Korea pada sistem medis Indonesia,” dan menambahkan, “Kedubes akan secara aktif mendukung perluasan kerja sama kesehatan dan medis antara kedua negara.”

Related