terkinni.id – Pada Minggu (26/4), bertempat di Kedutaan Besar Indonesia di Seoul, sebuah perjanjian kota persahabatan (MOU) antara Pulau Jeju dan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta telah ditandatangani oleh pemerintah daerah masing-masing.
Gubernur Jeju Oh Young Hoon, Gubernur Jakarta Pramono Anung, Duta Besar Indonesia untuk Korea Cecep Herawan, beserta para pejabat dari kedua belah pihak menghadiri upacara penandatanganan tersebut.

Berdasarkan Letter of Intent (LOI) yang ditandatangani oleh kedua wilayah pada bulan Juni lalu, perjanjian ini menandai dimulainya pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang, termasuk pariwisata dan budaya, ekonomi dan perdagangan, energi baru dan terbarukan, serta pertanian dan perikanan. Jakarta sendiri dipilih sebab dinilai sebagai wilayah administratif metropolitan yang mirip dengan Jeju.
Lebih lanjut, Pulau Jeju berencana untuk mengkonkretkan pencapaian kerja sama melalui konsultasi tingkat kerja lanjutan dan pengembangan rencana implementasi, serta terus memperluas pertukaran dengan Jakarta ke berbagai bidang seperti administrasi, industri, pariwisata, dan budaya.

Pada pertemuan sebelumnya, kedua belah pihak juga telah menyepakati pembukaan rute penerbangan langsung antara Jeju-Jakarta dan fokus membahas langkah-langkah memperkuat konektivitas udara guna menarik wisatawan dan memperluas pertukaran antarmasyarakat.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, “Kerja sama dengan Jeju akan menjadi peluang penting bagi Jakarta untuk melompat maju sebagai salah satu dari 50 kota global teratas di dunia pada tahun 2030,” menambahkan, “Dengan memanfaatkan kesepakatan ini, kami akan mempromosikan proyek kerja sama di bidang pariwisata, energi terbarukan, ekonomi dan perdagangan, serta pertanian dan perikanan yang dapat dirasakan langsung oleh warga kedua kota.”
Gubernur Oh Young Hoon menyatakan, “Berdasarkan pengalaman yang telah dikumpulkan Jeju di bidang energi terbarukan dan pariwisata, kami akan berupaya menciptakan model kerja sama praktis dengan Jakarta,” menambahkan, “Melalui pengoperasian kelompok kerja sama dan penyusunan rencana implementasi, kami akan memastikan bahwa kesepakatan ini tidak hanya menjadi pertukaran formal tetapi juga mampu memberikan hasil nyata dalam kerja sama internasional antar pemerintah daerah.”


