terkinni.id – STEALIEN, perusahaan cyber security asal Korea Selatan, mengumumkan pada Selasa (21/4) bahwa mereka telah mendapatkan kontrak konsultasi keamanan dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), bagian dari BUMN Indonesia.
PT PPA merupakan lembaga kunci yang bertanggung jawab atas restrukturisasi dan pengelolaan aset perusahaan milik negara. Perusahaan ini berperan dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui normalisasi perusahaan dan reorganisasi bisnis.
Adapun melalui proyek ini, inspeksi sistem keamanan IT di seluruh perusahaan—meliputi aplikasi sistem dan seluruh infrastruktur IT—akan diupayakan untuk membangun sistem manajemen keamanan yang disesuaikan dengan lingkungan operasional.
STEALIEN menyebut sertifikasi lokal dan pengalaman proyek menjadi alasan dibalik kesepakatan kontrak tersebut. Perusahaan ini pun telah mendapatkan registrasi whitelist dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Indonesia dan sertifikasi bisnis keamanan siber dari Kementerian Perindustrian. STEALIEN sebelumnya juga telah melakukan uji coba pada aplikasi seluler untuk proyek pembangunan Smart City di Bandung dan baru-baru ini mendapatkan klien dari perusahaan keuangan dan mobilitas.
Hong Hyuk Jae, kepala STEALIEN Indonesia, mengatakan, “Kami berencana untuk memperluas bisnis keamanan kami dengan menargetkan perusahaan milik negara dan instansi pemerintah Indonesia melalui proyek ini.”


