April20 , 2026

Biofriends Luncurkan Bisnis DME dan Biofuel Skala Penuh di Indonesia

Share

terkinni.id – Biofriends, spesialis bahan bakar ramah lingkungan asal Korea Selatan, baru-baru ini memutuskan untuk mengambil langkah skala penuh pertamanya ke bisnis bahan bakar bersih di Indonesia.

Pada 7 April lalu, Biofriends diketahui telah mengadakan kick-off meeting dengan anak perusahaan Indonesianya dan mitra lokal PT AEI untuk pembangunan pabrik produksi Dimetil Eter (DME) berkapasitas 10.000 ton per tahun.

Pada saat yang sama, studi kelayakan awal (PFS) juga akan diluncurkan untuk memproduksi biomethanol dan bioDME menggunakan sumber daya hayati dari wilayah sekitar Jawa Barat.

Seiring dengan melonjaknya harga minyak internasional akibat meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz, bisnis Biofriends di Indonesia ini mengadopsi strategi proaktif dengan membangun sistem produksi bahan bakar terbarukan yang memanfaatkan sumber daya lokal.

Secara khusus, mengingat tingginya ketergantungan Indonesia pada impor LPG, pemanfaatan DME yang diproduksi secara lokal sebagai pengganti LPG atau bahan bakar campuran pun dinilai dapat secara signifikan meningkatkan kemandirian energi negara.

Lebih lanjut, berdasarkan pengalamannya dalam mengkomersialkan DME di Korea, Biofriends berencana untuk membangun rantai nilai bahan bakar rendah karbon secara lokal untuk melengkapi model mutualisme yang menggabungkan teknologi Korea dengan sumber daya Indonesia.

Cho Won Joon, CEO Biofriends, menekankan, “Proyek di Indonesia ini lebih dari sekadar membangun pabrik; ini adalah proses membangun fondasi untuk pasokan bahan bakar terbarukan yang stabil sebagai respons terhadap kerentanan sistem yang berpusat pada bahan bakar fosil yang ditunjukkan oleh perang di Iran.”

Selain itu, mereka menyatakan, “Pada saat tren global untuk beralih dari Timur Tengah dan bahan bakar fosil semakin cepat, biomethanol dan bioDME akan melampaui sekadar alternatif ramah lingkungan dan menjadi sarana realistis untuk menjaga keamanan energi.”

Related