terkinni.id – Dewan Kota Gimcheon, Na Young-min, mengumumkan bahwa selama 23-27 Desember lalu mereka telah mengunjungi Kota Subang, tepatnya di desa percontohan Saemaul Wantilan dan Tanjungwangi. Kunjungan ini diadakan untuk meninjau kemajuan sejumlah proyek percontohan Saemaul yang dipromosikan oleh Kota Gimcheon sebagai proyek kerja sama pembangunan internasional (ODA). Kota Gimcheon mengembangkan proyek ini melalui kontribusi tahunan sebesar 150 juta won dari tahun 2022 hingga 2026.
Seperti Saemaul Undong atau Gerakan Saemaul, yakni gerakan pembangunan desa berbasis masyarakat pada masa Presiden Park Chung Hee, proyek ini secara khusus berfokus pada proses perubahan yang dipimpin oleh penduduk dan pembentukan rasa kebersamaan. Lebih lanjut, proyek-proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan pendapatan penduduk, memperbaiki lingkungan hidup, dan memperkuat kapasitas masyarakat.
Adapun dalam kunjungan ke Desa Tanjungwangi, tempat proyek percontohan Saemaul dilaksanakan dari tahun 2016 hingga 2020, para delegasi mengamati peningkatan berkelanjutan dalam pendapatan penduduk, lingkungan hidup, dan tingkat kesadaran masyarakat. Desa ini dinilai sebagai keberlanjutan Saemaul Undong sebab telah berhasil membangun fondasi kemandirian.
Representatif Kota Gimcheon menyatakan, “Melalui proyek pengembangan desa percontohan Saemaul di luar negeri, kami telah menyaksikan langsung bagaimana semangat Saemaul berakar di masyarakat dan menjadi kekuatan pendorong bagi pembangunan masyarakat. Proyek kerja sama internasional ini tidak hanya meningkatkan kedudukan internasional Kota Gimcheon, tetapi juga berkontribusi pada globalisasi Gerakan Saemaul, sebuah pencapaian yang signifikan.”
Ke depannya, Kota Gimcheon berencana untuk terus bekerja sama dengan Yayasan Saemaul Gyeongbuk guna memperluas pertukaran dengan negara-negara berkembang dan mempromosikan proyek kerja sama pembangunan internasional sekaligus menyebarkan nilai-nilai dan pengalaman Saemaul Undong kepada masyarakat internasional.


