terkinni.id – SML Meditree, penyedia layanan laboratorium customer centric berstandar internasional asal Korea Selatan, pada 18 Desember lalu diketahui telah menandatangani perjanjian bisnis strategis dengan PT Equilab International, organisasi riset kontrak (CRO) uji klinis pertama dan terbesar di Indonesia.
Perjanjian ini bertujuan untuk membangun sistem dukungan klinis multinasional dengan memanfaatkan kemampuan analitis dan jaringan regional kedua perusahaan. Hal ini dinilai penting sebab berfungsi sebagai pondasi untuk membangun sistem kolaborasi klinis skala internasional yang mampu menghubungkan kawasan ASEAN dengan pusat analisis global, termasuk yang ada di Korea.
SML Meditree sendiri telah memiliki pengalaman dalam melaksanakan proyek uji klinis global melalui kolaborasi jangka panjang dengan laboratorium pusat dan CRO di negara-negara seperti Jepang, AS, dan Australia. Melalui kolaborasi ini, mereka mengumpulkan sistem mutu dan keahlian operasional yang memenuhi standar global, serta memanfaatkan keahlian khusus mereka dalam analisis sampel dan komunikasi uji klinis di luar negeri.
Sementara itu, Equilab Indonesia diketahui menyediakan layanan uji klinis dan analisis laboratorium pusat yang memenuhi standar internasional. Dengan pengalaman lebih dari 22 tahun dan lebih dari 1.500 proyek penelitian yang sedang berjalan, Equilab telah berkolaborasi dengan berbagai perusahaan farmasi global dan lembaga penelitian di bidang farmakokinetik, dermatologi, dan penelitian klinis.
CEO SML Meditree, Lee Dong-soo, mengatakan, “Perjanjian ini merupakan kemitraan strategis untuk memperkuat kualitas analisis dan kemampuan yang dibutuhkan dalam lingkungan uji klinis global.” Ia menambahkan, “Berdasarkan pengalaman perusahaan hingga saat ini, kami akan berupaya memposisikan diri sebagai mitra analisis terpercaya dalam uji klinis multinasional, termasuk di kawasan ASEAN.”


