January12 , 2026

Teknologi Blockchain Korea Selatan Masuki Ranah Pendidikan Tinggi Indonesia!

Share

terkinni.id – Pada 12 Desember lalu, raksasa teknologi asal Korea Selatan EQBR Holdings (EQBR) mengumumkan peluncuran sistem identitas mahasiswa digital (DID) berbasis blockchain yang dikembangkan bersama dengan Electronics and Telecommunications Research Institute (ETRI) dan Indonesia Blockchain Center (IBC).

Layanan ini akan dikomersilkan untuk pertama kalinya di Indonesia dengan menargetkan sekitar 360.000 mahasiswa dari 34 universitas di Indonesia, beberapa diantaranya yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Ibnu Sina (UIS). Proyek ini menandai pertama kalinya teknologi DID Korea diterapkan di ranah pendidikan tinggi luar negeri, menunjukkan daya saing global teknologi blockchain Korea.

Proyek ini menggabungkan kemampuan pembangunan infrastruktur Web3 EQBR dengan penelitian ETRI di bidang DID, enkripsi, dan teknologi keamanan. Sejak tahun 2021, kedua perusahaan telah melakukan penelitian bersama di bawah “Proyek Pengembangan Teknologi Blockchain untuk Ekonomi Data,” yang didukung oleh Kementerian Sains dan TIK serta Institut Perencanaan dan Evaluasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (IITP) Korea. Berdasarkan penelitian ini, mereka telah berhasil menarik proyek komersialisasi skala besar di tingkat internasional.

Secara khusus, sistem baru ini berfokus pada verifikasi identitas dan pencegahan pemalsuan informasi mahasiswa sehingga dirancang agar terhubung dengan sistem akademik yang secara transparan mengelola informasi kehadiran dan nilai, serta mampu menerbitkan berbagai sertifikat berdasarkan informasi terkait. Selain itu, sistem ini juga dirancang untuk akses melalui aplikasi seluler, memungkinkan mahasiswa untuk menyimpan identitas digital mereka dan menggunakannya dengan mudah selama masa perkuliahan.

Augustino Wibisono selaku CTO IBC menjelaskan, “Tujuan kami adalah untuk menstandarisasi kualitas layanan pendidikan di seluruh negeri dan memperkuat keamanan dengan menerapkan otentikasi identitas berbasis blockchain ke sistem akademik setiap universitas.”

Sementara itu, Lee Hyun-ki selaku CEO EQBR mengatakan, “Penerapan langsung teknologi DID Korea di seluruh sistem pendidikan tinggi Indonesia merupakan kemajuan yang berarti. Dimulai dengan kartu identitas mahasiswa berbasis blockchain, kami akan mendorong inovasi di sektor akademik dan administrasi, dan di masa depan, kami juga akan mengupayakan standar baru bagi sistem pembayaran melalui stablecoin.”

#terkinni #terkinni_info #terkinni_KOIN #terkinni_EQBR #DID #IBC #ETRI #EQBR #Tech #Education #Edutech #Blockchain #KoreaSelatan #ITS #UIS #Indonesia

Related