January25 , 2026

Kecurigaan dan Kontroversi Semakin Membesar, Agensi PR Park Na Rae Putuskan Akhiri Kontrak

Share

terkinni.id – Menurut investigasi eksklusif E-Daily pada Senin (15/12), Perusahaan A, yang bertanggung jawab sebagai agensi PR Park Na-rae, telah mengakhiri kontrak mereka per tanggal 14 Desember lalu. Keputusan ini tampaknya diambil sebab tuduhan atas kontroversi Park Na-rae semakin membesar.

Park Na-rae sebelumnya telah dilaporkan atas pelanggaran Undang-Undang Medis, Undang-Undang Pengembangan Industri Seni Budaya Populer, penyerangan, dan cedera khusus.

Dalam surat pengaduan, disebutkan bahwa Park Na-rae melanggar undang-undang terkait karena mengoperasikan agensi hiburan satu orang tanpa menjalankan bisnis perencanaan seni budaya populer. Mantan manajernya juga disebutkan telah menjalani perintah Park Na-rae untuk membuat janji di rumah sakit, mengunjungi institusi medis, dan mengambil resep obat secara ilegal. Selain itu, muncul pula dugaan bahwa Park Na-rae menerima perawatan medis ilegal dari tenaga medis ilegal yang dikenal sebagai “Bibi Suntik” atau “Bibi Infus”.

Seiring berkembangnya kontroversi ini, Park Na-rae kemudian mengambil tindakan hukum terhadap mantan manajernya, dengan mengatakan, “Setelah menerima pesangon, para karyawan tersebut menuntut tambahan 10% dari pendapatan perusahaan tahun sebelumnya,” dan menambahkan, “Dugaan-dugaan ini akan diungkap secara jelas melalui prosedur hukum,” tetapi kecurigaan baru terus muncul hingga akhirnya Park Na-rae memutuskan untuk menangguhkan aktivitasnya dari dunia hiburan.

Sejak menerima pengaduan dari mantan manajernya pada 8 Desember lalu, Kantor Polisi Gangnam di Seoul telah menahan Park Na-rae atas tuduhan penyerangan, pencemaran nama baik dengan penyebaran fakta palsu, dan pelanggaran Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi.

Menurut kepolisian, Park Na-rae telah digugat oleh mantan manajernya atas lima tuduhan penyerangan khusus dan pelanggaran perawatan medis, serta bahwa Park Na-rae telah mengajukan gugatan balik atas percobaan pemerasan sehingga saat ini kepolisian sedang menyelidiki total enam kasus.

Related

Karina aespa Sebut Jakarta sebagai Salah Satu Stop Konser Paling Berkesan!

terkinni.id – Dalam wawancara terbarunya bersama majalah Esquire Korea,...

KOCCA Raih Nilai Ekspor hingga 114 Juta Won dari Negosiasi dengan Indonesia

terkinni.id – Pada Jumat (23/1), Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi...

“KPop Demon Hunters” Raih 2 Nominasi di Oscars!

terkinni.id – Film animasi populer “KPop Demon Hunters” berhasil...