March7 , 2026

Korea Midland Power Adakan Konsultasi Ekspor di Indonesia

Share

terkinni.id – Pada tanggal 3 hingga 7 November lalu, Korea Midland Power (KOMIPO) mengadakan serangkaian pertemuan pertukaran teknologi untuk perusahaan luar negeri dan UMKM berbasis kecerdasan buatan (AI), serta melakukan pertemuan konsultasi ekspor untuk female owned business di Cirebon dan Cilegon.

Tim pengembangan pasar, yang terdiri dari CEO dan eksekutif perempuan dari industri pembangkit listrik (6 perusahaan, 8 orang), dikirim ke Indonesia untuk mempromosikan teknologi dan melakukan konsultasi ekspor di Pembangkit Listrik Cirebon.

Pertemuan konsultasi ini diikuti oleh perusahaan-perusahaan yang memproduksi material penting untuk industri pembangkit listrik, seperti swing valve, lampu LED, aktuator listrik, konverter sinyal, serta pemisahan filtrasi. Total 13 sesi konsultasi dilakukan, yang menghasilkan potensi transaksi senilai 1,9 juta dolar AS. Dari jumlah tersebut, kontrak senilai 500.000 dolar AS telah diselesaikan, menghasilkan hasil bisnis yang nyata.

Kemudian pada 5 November lalu, diadakan pertemuan pertukaran teknologi di Jakarta yang diikuti oleh tujuh anak perusahaan KOMIPO yang beroperasi di Indonesia.

Perwakilan PLTU Cirebon Unit 1 dan 2, Tanjung Jati, Jawa Unit 9 dan 10, PLTA Wampu dan Tanggamus, serta KOMIPO Energy Indonesia (KEI) hadir dalam acara tersebut untuk menyampaikan langsung kebutuhan riil di lapangan.

Selain itu, sebelas usaha kecil dan menengah (UMKM) yang berafiliasi dengan Dewan Kerja Sama Ekspor Bersama juga memamerkan teknologi inti peralatan pembangkit listrik, termasuk pemantauan kesehatan tabung boiler berbasis AI, filter penyaringan debu berefisiensi tinggi, strategi pemanfaatan KOMIPO Factory, dan tren perubahan pelapisan tabung boiler.

Pada pertemuan konsultasi ekspor yang diadakan pada 6 November pun, sebanyak total 14 sesi konsultasi dilakukan yang menghasilkan nilai konsultasi mencapai 4,55 juta dolar AS, dengan nilai kontrak yang sedang diproses sebesar 3,84 juta dolar AS.

Lee Young-jo, Presiden Korea Midland Power, menyatakan, “Kami akan memperluas peluang ekspansi internasional bagi female owned business dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan UMKM melalui mentoring ahli.”

Korea Midland Power selanjutnya berencana untuk mendukung pengembangan pasar baru seperti Jepang dan Timur Tengah, selain pasar strategis yang sudah ada seperti Indonesia dan Vietnam.

Related

Korea Maritime Meister High School Sambut Enam Siswa Baru Asal Indonesia!

terkinni.id – Pada Selasa (3/3), Korea Maritime Meister High...

Imigrasi Belawan Sumatera Utara Deportasi Tiga Warga Negara Korea Selatan!

terkinni.id – Pada Rabu (4/3), Kantor Imigrasi Kelas II...

Kota Cheongju Sambut Kerja Sama dengan KBRI Seoul!

terkinni.id – Pada Kamis (5/3), Walikota Cheongju Lee Beomseok...