June29 , 2026

Tim Buchaechum Asal Gwangju Tampil Memukau dalam Festival Budaya Internasional di Medan!

Share

terkinni.id – Pemerintah Kota Gwangju mengumumkan pada Senin (29/6) bahwa tim pertunjukan dari Jurusan Tari & Seni Pertunjukan Universitas Chosun telah sukses berpartisipasi dalam ‘Gelar Melayu Serumpun (GEMES) ke-9’ yang diadakan di Lapangan Merdeka, Kota Medan, pada 27–30 Juni 2026 lalu. Festival ini merupakan festival budaya internasional representatif yang diadakan di Medan setiap bulan Mei dan Juni

Partisipasi Universitas Chosun dalam festival ini sendiri dilakukan atas undangan resmi dari Kota Medan dan dibantu perencanaannya oleh Profesor Seo Young. Dalam kesempatan ini, tim mereka kemudian menampilkan pertunjukan seni tari tradisional Korea.

Adapun dalam acara ini kelompok kesenian dari seluruh Indonesia, serta negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, hingga kota-kota kembar Medan di luar negeri ikut berpartisipasi menampilkan parade pakaian, tari, hingga pertunjukan alat musik tradisional.

Dengan memanfaatkan pengalaman pertunjukan mereka di sejumlah negara seperti Mongolia, Tiongkok, dan Amerika Serikat, kelompok tari Universitas Chosun sukses menampilkan dua tarian tradisional, yakni ‘Gyeol’ dan ‘Buchaechum,’ sambil mengenakan Hanbok dihadapan sekitar 3.000 penonton.

‘Gyeol’ merupakan sebuah karya yang mewujudkan estetika unik dari gerakan tari Korea, menyampaikan sentimen mendalam dari seni tradisional melalui gerakan halus dengan kipas. Di sisi lain, ‘Buchaechum’ yang juga dikenal sebagai tari kipas lebih mengekspresikan vitalitas alam dan pesan harmoni melalui gerakan yang menciptakan bentuk bunga dan gelombang.

Lebih lanjut, Kota Gwangju dan Medan pun memang telah menjalin hubungan sebagai kota kembar sejak tahun 1997, hingga kini keduanya masih terus melakukan pertukaran di berbagai bidang, termasuk pertukaran warga dan pemuda serta partisipasi dalam acara budaya.

Jang An Suk, Pejabat Pertukaran Internasional Kota, menyatakan, “Pertunjukan Tim Seni Pertunjukan Gwangju merupakan momen bermakna untuk menyampaikan keindahan seni tradisional Korea dan pesan harmoni ke panggung internasional,” menambahkan, “Kami akan terus memperluas pertukaran dengan kota-kota kembar melalui budaya dan seni untuk mempromosikan kemampuan budaya Gwangju ke dunia.”

Related

Diminta Kolaborasi Sama D.O. EXO, Raisa Antusias Jawab “Pengen!”

terkinni.id – Unggah mini vlog-nya selama menjalani proses syuting...

Masakin John Park Soto Ayam, Kim Poong Sekalian Bikinin Sambal!

terkinni.id – Hadir di channel YouTube Kim Poong, "Kim...

Perusahaan Agritech Korea Gint Bantu Indonesia Terapkan Smart Factory

terkinni.id – Gint, perusahaan agritech dan smart mobility asal...

Kloter Pertama Wisatawan Bebas Visa asal Indonesia Tiba di Korea Selatan!

terkinni.id – Kementerian Kehakiman Korsel mengumumkan bahwa kelompok pertama...