terkinni.id – International St. Mary’s Hospital mengumumkan pada Senin (15/6) bahwa Mohammad Satya Bhisma, seorang ahli kardiologi atau jantung asal Indonesia, baru-baru ini telah menyelesaikan program pelatihan selama satu tahun.
Dimulai pada bulan Juni tahun lalu, sang dokter menyelesaikan berbagai pelatihan di Departemen Kardiologi, Rumah Sakit Kardiovaskular St. Mary’s, termasuk mengamati prosedur intervensi kardiovaskular tingkat kesulitan tinggi dan klinik rawat jalan, serta berpartisipasi dalam konferensi akademik.

Selama masa pelatihannya, ia juga berhasil memenangkan Penghargaan Abstrak di ‘ENCORE SEOUL,’ sebuah konferensi internasional di bidang prosedur intervensi kardiovaskular, dan meraih kesuksesan akademis lewat penerbitan makalah penelitian di jurnal akademik internasional.
Rampungnya dr. Bhisma ini pun menandai keberhasilan pertama dari ‘Program Beasiswa Medis Internasional Boniface,’ yang dibentuk oleh International St. Mary’s Hospital pada tahun lalu.
“Prosedur dan pelatihan kardiovaskular tingkat lanjut yang saya peroleh di International St. Mary’s Hospital akan menjadi aset besar bagi praktik medis saya di masa depan,” kata dr. Bhisma. “Saya akan kembali ke Indonesia dan menerapkan teknik pengobatan kardiovaskular tingkat lanjut yang saya pelajari di Korea ke bidang medis lokal untuk memberikan layanan medis yang lebih baik kepada pasien.”
Ko Dong Hyun, Direktur Pusat Medis dan Rumah Sakit, menyatakan, “Saya berharap pelatihan ini akan memberikan bantuan praktis dalam meningkatkan tingkat pelayanan medis di Indonesia dan dalam merawat pasien,” menambahkan, “Kami akan terus memperkuat kerja sama medis internasional dengan memperluas program pelatihan berorientasi praktik untuk para profesional medis di luar negeri.”


