September23 , 2026

Asuransi Berbasis Peningkatan Kesehatan Kian Diminati di Korea

Share

terkinni.id – Seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan, asuransi berbasis peningkatan kesehatan semakin menguat sebagai strategi utama perusahaan asuransi di Korea untuk menjaga kinerja pendapatan. Produk ini mengaitkan upaya menjaga kesehatan—seperti menurunkan berat badan, berhenti merokok, atau rutin berolahraga—dengan manfaat finansial berupa potongan premi.

Berbeda dengan asuransi konvensional yang membayar klaim setelah terjadi kecelakaan atau penyakit, asuransi jenis ini mendorong pencegahan sejak awal. Nasabah yang berhasil memperbaiki kondisi kesehatannya akan memperoleh diskon premi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan perusahaan asuransi.

ABL Life dari Woori Financial Group menjadi salah satu perusahaan yang paling aktif. Nasabah produk ABL Life dapat menjalani evaluasi tingkat kesehatan setiap tahun. Jika hasilnya membaik, premi polis utama dapat didiskon 3–15%, sementara polis tambahan mendapat potongan 3–10%. Penilaian kesehatan dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, seperti indeks massa tubuh (BMI), tekanan darah, kadar gula darah puasa, fungsi hati, kolesterol, dan status merokok.

KB Insurance juga menarik perhatian melalui produk asuransi mobil yang mengaitkan jumlah langkah kaki dengan potongan premi. Nasabah yang memenuhi target langkah tertentu dapat memperoleh diskon hingga 9%. Selain itu, tersedia pula sistem diskon tanpa kecelakaan bagi nasabah yang tetap sehat dan tidak mengalami klaim setiap tahun.

Sementara itu, Hana Insurance menawarkan produk dengan potongan premi hingga sekitar 40% apabila nasabah tidak mengalami kecelakaan dan tingkat kesehatannya meningkat dalam periode dua tahun. Produk ini memberikan perlindungan luas, termasuk biaya pengobatan utama kanker serta manfaat diagnosis untuk kanker, penyakit otak, dan jantung.

Bagi perusahaan asuransi, skema ini membantu mengelola rasio klaim. Nasabah yang lebih sehat cenderung terhindar dari penyakit berat, sehingga meskipun premi didiskon, risiko pembayaran klaim besar dalam jangka panjang dapat ditekan.

Related

Ketua Parlemen Korea Selatan Temui Dubes Indonesia, Bahas Kerja Sama Bilateral

terkinni.id – Pada Selasa (22/9), Ketua Majelis Nasional Korea...

Dr. B Lab Gandeng RS Group, Bidik Pasar Makanan Kesehatan di Indonesia dan Asia Tenggara

terkinni.id – Perusahaan bio-healthcare asal Korea Selatan Dr. B...

Jeonbuk Independent Film Association Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Garuda TV Indonesia

terkinni.id – Jeonbuk Independent Film Association (JIFA) dan perusahaan...

Tak Ada Kepastian Jadwal Pengganti, Konser MAMAMOO di Jakarta Resmi Batal!

terkinni.id – Kabar terbaru mengenai konser MAMAMOO di Indonesia...