terkinni.id – Duta Besar Repulik Indonesia untuk Korea Selatan Cecep Herawan berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperluas kerja sama dua negara di bidang pendidikan dan kebudayaan. Hal itu disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan Direktur The Korea Indonesia Center, Prof. Dr. Koh Young Hun. Menurut Dubes Cecep, pengembangan dan perluasan itu mencakup pertukaran pelajar dan dosen, penelitian dan seminar bersama hingga pengembangan kurikulum.
“Saya juga mendorong peningkatan kolaborasi antar universitas di kedua negara serta kolaborasi universitas dengan kalangan industri, khususnya perusahaan Korea yang beroperasi di Indonesia,” tutur Cecep Herawan. Dengan begitu, sinergi antara peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dan kebutuhan industri akan semakin menguat.
Saat ini, minat generasi muda Indonesia untuk melanjutkan studi di Korea juga cukup tinggi, hingga mencapai 3 ribu pelajar dan mahasiswa. Setidaknya ada dua skema beasiswa internasional yang ditawarkan Korea, yaitu Global Korea Scholarship (GKS) dan Korea Interantional Cooperation Agency (KOICA). Sementara Pemerintah Indonesia sendiri menawarkan skema Darmasiswa yang bisa diakses untuk menempuh studi di Korea Selatan.
Secara khusus, Dubes Cecep juga mengapresiasi Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) khususnya Departemen Malay-Indonesian Studies. Menurutnya, keberadaan departemen ini menjadi bukti kongkret upaya memperdalam pemahaman budaya dan bahasa Indonesia di Korea.
“Saya yakin bahwa melalui platform akademik, riset, dan pertukaran budaya, hubungan kedua negara terus menguat dan melahirkan generasi muda yang memiliki pemahaman lintas budaya dan siap berkolaborasi di masa depan,” pungkas Cecep Herawan.


