terkinni.id – Sebagai bagian dari “2025 Teacher Overseas Dispatch Program” yang diselenggarakan oleh National Institute for International Education (NIIED), Chungbuk National University akan melaksanakan kegiatan sukarela mengajar di Indonesia.
Setelah upacara peresmian pada 13 Januari lalu, tim relawan mengajar ‘WAVE-IN’ ini akan mengunjungi Indonesia selama 29 hari, dimulai dari 20 Januari.
Pada awalnya, kelompok ini menargetkan kegiatan tersebut ke Nepal, tetapi karena adanya peringatan siaga yang diberlakukan untuk perjalanan khusus, target kegiatan diubah menjadi Indonesia.
Merespons hal tersebut, Profesor Han Jae Young dari Departemen Pendidikan Kimia selaku pemimpin tim relawan menyatakan, “Perubahan tujuan yang tiba-tiba dari Nepal ke Indonesia merupakan tantangan, tetapi kami tetap mempersiapkan diri seluruhnya melalui berbagai sesi latihan.”
Lewat kegiatan ini, tim relawan yang terdiri atas 21 orang, termasuk 18 mahasiswa yang sedang menempuh program pendidikan guru, serta sejumlah guru dan dosen aktif hingga mantan guru/dosen, akan mengadakan kelas terpadu untuk mata pelajaran seperti matematika, fisika, kimia, biologi, geografi, ekonomi, dan budaya Korea untuk siswa-siswi Indonesia.


