November8 , 2026

Saham Coupang Anjlok Usai Kebocoran Data 33,7 Juta Pengguna

Share

Harga saham Coupang merosot lebih dari 5% pada hari pertama perdagangan di bursa AS setelah terungkapnya kebocoran data pribadi 33,7 juta pengguna. Pada 1 Desember waktu setempat, saham Coupang (CPNG) di Nasdaq ditutup pada 26,65 dolar, turun 5,36% dibandingkan hari sebelumnya.

Coupang sebelumnya mengumumkan bahwa informasi pesanan seperti nama, email, nomor telepon, dan alamat dari puluhan juta akun terekspos. Reuters menilai insiden ini sebagai kebocoran data nasional terburuk dalam satu dekade terakhir. Wall Street juga menyoroti dampak kejadian tersebut. JP Morgan menyatakan bahwa Coupang mungkin perlu menyediakan paket kompensasi sukarela dan pemerintah Korea berpotensi mengenakan denda, yang dapat menekan sentimen investasi jangka pendek. Di Korea, denda terhadap perusahaan itu diperkirakan bisa mencapai hingga satu triliun won.

Meski begitu, JP Morgan menilai bahwa posisi pasar Coupang yang hampir tanpa pesaing serta tingkat sensitivitas konsumen Korea dapat membatasi potensi perpindahan konsumen. Di sisi lain, muncul kritik bahwa Coupang bisa mendapat sanksi dari SEC karena belum mengungkapkan insiden tersebut, padahal perusahaan publik di AS wajib melaporkan insiden keamanan siber material dalam empat hari kerja.

Related

Hilang Saat Snorkeling di Kepulauan Gili, Seorang Wanita Korea Masih Belum Ditemukan Setelah 1 Bulan!

terkinni.id – Seorang wanita berkewarganegaraan Korea Selatan yang hilang...

Data Pribadi Presiden Lee Jae Myung dan 167 Anggota Rombongannya Bocor di Situs Online!

terkinni.id – Data pribadi Presiden Korea Selatan Lee Jae...

LG CNS Rampungkan Pembangunan Data Center AI di Jakarta!

terkinni.id – Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, LG CNS,...

Pemerintah Korea Selatan Perluas Program Pendapatan Dasar Pedesaan, Parlemen Ingatkan Risiko

terkinni.id – Pemerintah Korea Selatan berencana memperluas program percontohan...

Data Pribadi Bocor, HYBE Perketat Sistem Keamanan

terkinni.id – HYBE mengungkapkan bahwa sejumlah dokumen internal dan...