terkinni.id – Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan bersama Korea Creative Content Agency (KOCCA) mengundang 14 pejabat pemerintah Indonesia dalam program pelatihan HOI yang berlangsung pada 14–17 September lalu. Selama berada di Korea Selatan, para delegasi diperkenankan mengunjungi fasilitas CJ ENM Studio dan Korea Educational Broadcasting System (EBS) serta berkesempatan menjalin networking dengan pelaku industri konten dalam acara BroadCast Worldwide (BCWW) di COEX.
Salah satu hasil utama program tersebut kemudian adalah kesepakatan antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan EBS untuk bersama-sama memproduksi dokumenter yang mengangkat keindahan alam dan warisan budaya Indonesia. Produksi tersebut ditargetkan berlangsung sebelum program kerja sama berakhir pada tahun depan.

Dalam proses produksinya, kedua negara juga akan melibatkan tenaga profesional yang telah dilatih melalui program Official Development Assistance (ODA) sejak 2023. Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan bersama KOCCA pun saat ini diketahui mendukung pusat pelatihan tenaga ahli konten di enam wilayah Indonesia, yakni Jakarta, Makassar, Jambi, Sikka (NTT), Cirebon, dan Badung. Hingga tahun lalu, program tersebut telah menghasilkan 672 tenaga terlatih, sementara 630 peserta lainnya akan mendapat pelatihan tahun ini dan diarahkan untuk terlibat dalam proyek produksi konten bersama.



