October20 , 2026

Tujuh dari Sepuluh Pencari Kerja Muda di Korea Terbebani Biaya Persiapan Kerja

Share

terkinni.id – Sebanyak 69,3% pencari kerja muda di Korea Selatan merasa terbebani oleh biaya persiapan kerja. Pengeluaran mereka rata-rata mencapai 580.000 won per bulan, bahkan mencapai 800.000 won bagi yang telah mempersiapkan diri selama tiga tahun atau lebih.

Temuan tersebut terungkap dalam survei Federasi Industri Korea (FKI) terhadap 1.000 pencari kerja berusia 19–34 tahun di seluruh negeri. Survei yang dilakukan Mono Research itu dirilis pada tanggal 19.

Semakin lama masa pencarian kerja, semakin besar pula pengeluarannya. Mereka yang baru mempersiapkan diri kurang dari enam bulan menghabiskan rata-rata 560.000 won per bulan, sedangkan yang telah menjalani persiapan selama satu setengah hingga kurang dari dua tahun mengeluarkan 670.000 won.

Biaya pendaftaran ujian sertifikasi dan bahasa asing menjadi pengeluaran terbesar bagi 30,7% responden, disusul biaya pendidikan sebesar 22,6% serta pembelian buku dan bahan belajar sebesar 16,1%.

Untuk membiayai persiapan tersebut, 32,8% responden terutama mengandalkan bantuan orang tua atau keluarga. Sementara itu, 29,5% menggunakan penghasilan dari pekerjaan paruh waktu dan sumber lainnya, sedangkan 27,3% memakai tabungan pribadi.

Bantuan biaya ujian menjadi dukungan yang paling dibutuhkan, disusul bantuan biaya tempat tinggal, voucer persiapan kerja, dan transportasi.

Kepala Divisi Ekonomi FKI Lee Sangho menekankan perlunya memperkuat bantuan biaya ujian dan kursus, terutama untuk meringankan beban pencari kerja muda berpenghasilan rendah.

Related

Data Pelanggan Hollys Bocor, Keamanan Sektor Ritel Korea Kembali Disorot

terkinni.id – Kebocoran data pelanggan jaringan kedai kopi Hollys...

Gandeng Sinar Mas, Shinhan Financial Group Resmi Operasikan Perusahaan Induk di Indonesia!

terkinni.id – Shinhan Financial Group mengumumkan bahwa Bank Shinhan...