terkinni.id – Perusahaan rokok asal Korea Selatan, Korea Tobacco & Ginseng Corporation atau KT&G, resmi memulai operasional penuh pabrik barunya di Pasuruan, Jawa Timur. Peresmian dilakukan melalui upacara pembukaan pada Senin (5/10), sekaligus menandai selesainya jaringan produksi global KT&G yang kini mencakup lima negara, yakni Korea Selatan, Indonesia, Rusia, Kazakhstan, dan Turki.

KT&G membangun pabrik tersebut untuk memenuhi meningkatnya permintaan di Indonesia yang menjadi salah satu pasar tembakau terbesar di dunia sekaligus basis ekspor penting di kawasan Asia-Pasifik. Setelah seluruh sembilan lini produksi terpasang, fasilitas baru ini diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 21 miliar batang rokok per tahun. Jika digabungkan dengan pabrik KT&G yang sudah beroperasi di Indonesia dengan kapasitas 14 miliar batang, total kapasitas produksi perusahaan di Indonesia akan mencapai 35 miliar batang per tahun, menjadikannya basis produksi luar negeri terbesar KT&G.
Produk dari fasilitas tersebut akan dipasarkan di Indonesia sekaligus diekspor ke sejumlah negara, termasuk Taiwan, Mongolia, Nigeria, dan India. KT&G juga berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat ekspor yang menghubungkan kawasan Asia-Pasifik dengan pasar global. Investasi ini menjadi bagian dari strategi ekspansi global perusahaan senilai 2,4 triliun won atau sekitar US$1,8 miliar, dengan target meningkatkan kontribusi produksi luar negeri hingga lebih dari 60 persen pada 2028.



