August18 , 2026

Rumah Sakit Korea Bantu Pengobatan Darurat dan Kepulangan Pasien Kanker Asal Indonesia

Share

terkinni.id – Rumah Sakit Internasional St. Mary, Universitas Katolik Kwandong, Korea Selatan, baru-baru ini memberikan perawatan darurat kepada seorang pasien kanker berkewarganegaraan Indonesia yang mengalami kondisi kritis saat transit di Korea. Berkat kerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, dan Korean Air, pasien tersebut akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia dengan aman.

Pada Selasa (18/8), pihak rumas sakit menjelaskan bahwa pasien berinisial A sebelumnya didiagnosis menderita kanker prostat di Jepang dan diketahui telah mengalami penyebaran ke paru-paru. Saat dalam perjalanan pulang ke Indonesia dan transit di Korea Selatan, kondisi A tiba-tiba memburuk yang ditandai dengan gejala sesak napas serta penurunan kesadaran.

A kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Internasional St. Mary dan menjalani perawatan intensif di unit perawatan intensif (ICU). Selama proses penanganan, tim kerja sama internasional rumah sakit terus berkoordinasi dengan KBRI Seoul terkait kondisi pasien dan kemungkinan kepulangannya ke Indonesia. Diplomat Indonesia, Selwas Taborat, juga mengunjungi rumah sakit secara langsung untuk memeriksa kondisi pasien serta membantu komunikasi antara pihak rumah sakit, pasien, dan tenaga medis yang datang dari Indonesia guna mendampingi proses kepulangan pasien. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan turut membantu mempercepat proses penerbitan visa bagi tenaga medis tersebut.

Setibanya di Korea Selatan, tim medis Indonesia memeriksa kondisi pasien dan mempersiapkan proses kepulangannya. Rumah Sakit Internasional St. Mary juga membagikan informasi mengenai kondisi pasien dan prosedur pemindahan kepada tim medis Indonesia, sementara Korean Air turut bekerja sama dalam proses transportasi.

Direktur Rumah Sakit Internasional St. Mary, Pastor Go Dong-hyun, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengobatan dan pemulangan pasien. Ia menilai kejadian tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama erat antara institusi medis, perwakilan diplomatik, dan berbagai lembaga terkait dalam menangani kondisi darurat yang dialami pasien asing. Ia juga menegaskan bahwa rumah sakit akan terus memperkuat sistem kerja sama medis untuk memberikan respons cepat terhadap situasi darurat yang dialami warga negara asing, termasuk pasien yang melakukan perjalanan transit melalui Bandara Internasional Incheon.

Related

Presiden Lee Jaemyung Sampaikan Belasungkawa bagi Korban Gempa NTT

terkinni.id – Presiden Korea Selatan Lee Jaemyung menyampaikan ucapan...

Gyeongsang National University Perluas Kerja Sama Akademik dengan ITB dan UNS!

terkinni.id – Gyeongsang National University (GNU) memperluas kerja sama...

POSCO Group 1% Global Volunteers Bantu Perbaiki Fasilitas di SD Negeri Belumbang Cilegon

terkinni.id – POSCO Group 1% Global Volunteers mengumumkan pada...