terkinni.id – Gint, perusahaan agritech dan smart mobility asal Korea Selatan, bertekad membantu perusahaan pertanian Indonesia dalam mengadopsi pabrik pintar. Hal ini diumumkan dalam ‘Korea-Indonesia Smart Factory Seminar,’ yang diselenggarakan oleh InnoBiz Association (Korea Innovation Business Association) pada 22 Juni lalu.
Melalui ini, InnoBiz Association akan bermitra dengan perusahaan inovatif domestik untuk membangun sistem operasi produksi cerdas bagi 12 perusahaan klien di Indonesia. Setiap lembaga pelaksana bertanggung jawab mulai dari konsultasi awal hingga perancangan dan implementasi solusi yang disesuaikan dengan perusahaan klien.
Gint sendiri menyediakan berbagai solusi untuk mendukung transformasi digital pertanian Indonesia dan produksi tanaman bernilai tinggi yang stabil. Perusahaan ini memasok traktor otonom yang dilengkapi dengan Fluva Auto kepada perusahaan pertanian lokal dan menyediakan fasilitas smart farm ala Korea yang mampu membudidayakan stroberi bagi perusahaan konstruksi rumah kaca.

Kim Yong Hyun, CEO Gint, menyatakan, “Solusi penggerak otonom dan robotika Gint dilengkapi dengan sistem AI berbasis sensor dan data canggih,” menambahkan, “Teknologi ini berpotensi untuk menangani tugas-tugas fisik yang dibutuhkan di berbagai bidang industri secara efisien, tidak hanya di sektor pertanian maju yang selama ini menjadi andalan kami.”


