September11 , 2026

KILSA Global dan IAHE Kerja Sama Komersialisasikan Perusahaan Kesehatan Korea di Indonesia

Share

terkinni.id – Perusahaan pengembang bisnis KILSA Global mengumumkan pada Senin (4/5) bahwa mereka telah menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan Indonesian Association of Hospital Engineering (IAHE) pada 30 April lalu untuk memfasilitasi komersialisasi bersama perusahaan-perusahaan kesehatan Korea di Indonesia.

Berdasarkan perjanjian ini, keduanya akan secara bertahap mengupayakan partisipasi bersama dalam pameran teknologi medis Indonesia ‘International Healthcare Engineering Forum & Fair’ (INAHEF); pengoperasian program matching reguler yang menghubungkan perusahaan teknologi Korea dengan permintaan lokal yang diverifikasi oleh IAHE; komersialisasi lokal bagi perusahaan terpilih, termasuk Proof of Concept (PoC), lisensi, dan pembentukan joint venture; serta proyek penelitian teknologi medis dan pertukaran pengetahuan. Hal ini diharapkan dapat mempersingkat waktu yang dibutuhkan perusahaan Korea untuk memasuki pasar Indonesia.

Sebagai latar belakang kolaborasi ini, KILSA Global juga mengutip visi ‘Indonesia Emas 2045’ dari Kementerian Kesehatan Indonesia terkait penggandaan fasilitas medis pada tahun 2045 dan peningkatan kualitas layanan medis ke tingkat “SMART”, yang mencakup keselamatan, keahlian, keandalan, berorientasi pada manusia, dan efisiensi. Tugas utama KILSA Global ialah mengenalkan sistem teknologi medis global, termasuk dari Korea.

Philip Park, Co-CEO KILSA Global, menyatakan, “Dengan berkolaborasi dengan IAHE, kami telah membangun struktur komersialisasi yang memungkinkan perusahaan perawatan kesehatan Korea untuk menetap secara stabil di pasar Indonesia tanpa coba-coba.” Ia menambahkan, “Sebagai mitra komersialisasi bersama dan bukan sekadar agen ekspansi luar negeri, kami akan memberikan dukungan komprehensif untuk ekspansi global perusahaan Korea dalam satu struktur, mencakup segala hal mulai dari investasi hingga operasi bisnis berdasarkan permintaan lokal yang terverifikasi.”

Eko Supriyanto, Profesor di Universiti Teknologi Malaysia (UTM) sekaligus Ketua IAHE, pun mengatakan, “Indonesia sedang mengejar transformasi perawatan kesehatan besar-besaran di bawah visi ‘Indonesia Emas 2045’, yang membutuhkan pengenalan teknologi medis kelas dunia, termasuk dari Korea.” Ia melanjutkan, “Dengan berkolaborasi dengan KILSA Global, kami akan menarik perusahaan teknologi Korea yang unggul dan membangun ekosistem layanan kesehatan yang tangguh, efisien, dan berpusat pada masyarakat di Indonesia.”

Related

Universitas Chung-Ang Buka Program Pengembangan Talenta AI dan Fintech untuk Mahasiswa Indonesia

terkinni.id – Universitas Chung-Ang baru-baru ini membuka 'Global FinTech...

Startup Indonesia dan Korea Perkuat Kolaborasi di Bidang Climate Tech!

terkinni.id – Startup Indonesia dan Korea Selatan memperkuat kolaborasi...

Korea Western Power Catat Konsultasi Ekspor Senilai Ratusan Miliar di Indonesia dan Malaysia

terkinni.id – Korea Western Power (KOWEPO) mencatat potensi konsultasi...

Asosiasi Industri Kelistrikan Korea dan Indonesia Perkuat Kerja Sama

terkinni.id – Korea Electrical Industry Association (KEIA) baru-baru ini...