terkinni.id – Menurut laporan The Fact pada Jumat (10/4), Chen, Baekhyun, dan Xiumin (CBX) telah mengirimkan surat yang berisi pernyataan pemutusan kontrak dan tuntutan terkait pelanggaran kontrak—termasuk hutang pendapatan—kepada CEO Cha Gawon pada akhir Maret lalu dan meninggalkan INB100. Akan tetapi, hingga saat ini ketiganya dilaporkan masih belum menerima respons yang memuaskan.
INB100 sendiri merupakan perusahaan yang didirikan oleh Baekhyun setelah mengakhiri kontrak dengan SM Entertainment. Pada Mei 2024, perusahaan ini kemudian diakuisisi sebagai anak perusahaan One Hundred, perusahaan yang didirikan oleh CEO Cha Ga-won bersama MC Mong. Setelah itu, CEO Cha menjadi pemegang saham terbesar dan memimpin INB100 bersama One Hundred dan Big Planet Made Entertainment (BPM).
Adapun sebelum CBX, sejumlah artis di bawah naungan One Hundred dan BPM—seperti THE BOYZ, Taemin, Lee Mujin, dan BE’O, VIVIZ, serta penyanyi dan aktor Lee Seunggi—secara satu per satu telah mengumumkan pemutusan kontrak eksklusif mereka dan hengkang dari agensi.
Hingga saat ini pu, Cha Gawon tercatat telah menghadapi tiga dakwaan penipuan. Ia diduga membuat kontrak dengan memanfaatkan kekayaan intelektual (IP) penyanyi yang berafiliasi dengannya dan menerima uang muka dalam jumlah besar, tetapi gagal melanjutkan bisnis tersebut. Polisi pun sedang melakukan penyelidikan dengan menggabungkan kasus-kasus penipuan tersebut.


