terkinni.id – Gyeongsang National University (GNU) dan Namyang Foundation telah memilih 15 mahasiswa penerima beasiswa pascasarjana baru untuk pembinaan talenta penelitian jangka panjang. Upacara penyambutan pun telah digelar pada Sabtu (28/3) lalu.
Namyang Foundation diketahui telah memberikan dukungan ini sejak tahun 2007, dimulai dari ilmu kedokteran di GNU, dan sejak tahun 2023, yayasan ini secara substansial memperkuat lingkungan penelitian bagi mahasiswa pascasarjana dalam dan luar negeri melalui komitmen beasiswa 10 tahun. Hingga saat ini, mereka tercatat telah berhasil menjadi fondasi bagi 62 mahasiswa.
Adapun pada tahun 2025 lalu, perluasan landasan penelitian bersama di tingkat internasional dilakukan dengan memberikan beasiswa penuh dan biaya hidup kepada mahasiswa asing dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Indonesia. Sehubungan dengan ini, GNU, ITB, dan Namyang Foundation kemudian menandatangani perjanjian trilateral pada 12 Maret untuk meluncurkan model kerja sama dalam pengembangan talenta teknik di Asia, serta perancangan bersama sistem beasiswa dan pendidikan.
Rizaldi Ardian, seorang mahasiswa doktoral dari ITB, menyampaikan perasaannya, dengan mengatakan, “Saya ingin melanjutkan penelitian UAV saya tanpa beban finansial dan menjadi peneliti yang menjembatani Korea dan Indonesia.”
Sementara itu, Lee Sang-myung selaku Ketua Namyang Foundation menyatakan, “Kami akan terus memperluas skala beasiswa untuk memastikan bahwa individu-individu berbakat di dalam dan luar negeri dapat mencapai kesuksesan akademis tanpa goyah.”
Lee Byung-hyun, Wakil Rektor Bidang Penelitian GNU, pun menyatakan, “Dukungan konsisten dari yayasan merupakan landasan utama yang memungkinkan mahasiswa untuk mendalami penelitian,” dan menambahkan, “Universitas juga akan memperkuat sistem dukungan organisasionalnya untuk membina talenta-talenta unggul.”


