terkinni.id – Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia mengumumkan pada Selasa (10/3) bahwa mereka telah meluncurkan ‘Forum K-Initiative’ yang ditujukan untuk mengimplementasikan visi pembangunan nasional pemerintah Korea di tingkat lokal.
Adapun ‘K-Initiative’ merujuk kepada K-Culture, K-Food, dan K-Defense di Indonesia dan berkaitan dengan lembaga publik serta perusahaan swasta yang bermitra. Indonesia sendiri dipilih sebab dianggap sebagai satu-satunya mitra utama di antara 11 negara anggota ASEAN yang memiliki “kemitraan strategis khusus” dengan Korea.
Forum ini akan mengoperasikan empat subkomite, yakni ekonomi, pembangunan dan kerja sama, budaya, serta bahasa dan studi Korea. Forum swasta lokal, seperti Korean Chamber of Commerce and Industry (KOCHAM), juga turut terlibat dalam forum ini.
Mereka akan mendukung perusahaan-perusahaan Korea dengan memberikan informasi dan solusi penyelesaian, serta mempromosikan proyek-proyek bantuan pembangunan resmi (ODA) budaya ala Korea. Selain itu, pelaksanaan proyek diplomasi publik konvergensi juga akan diupayakan guna menyebarkan Korean Wave hingga mempromosikan bahasa dan studi Korea.

Upacara peluncuran yang diadakan di Kedubes Korea di Jakarta pada hari itu dihadiri oleh sekitar 70 orang, termasuk Duta Besar Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu, pejabat Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA), Korea International Cooperation Agency (KOICA), Korea Creative Content Agency (KOCCA), dan para pelaku bisnis yang beroperasi di Indonesia.
Kedubes menilai bahwa peluncuran forum ini menandai peletakkan dasar bagi promosi yang lebih strategis dan sistematis terhadap masuknya perusahaan-perusahaan Korea ke Indonesia dan kerja sama antara kedua negara.
Duta Besar Yoon mengatakan, “Forum ini adalah platform strategis yang melampaui sekadar dukungan perusahaan dan mencakup berbagai bidang seperti ekonomi dan budaya.” Beliau menambahkan, “Dengan kedutaan sebagai pusatnya, sektor publik dan swasta akan bekerja sama secara erat untuk secara sistematis mendukung kegiatan perusahaan Korea, dan kami juga akan lebih banyak bekerja sama dengan pemerintah Indonesia.”


