terkinni.id – Tim produksi film “The King’s Warden” akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan plagiarisme yang belakangan muncul.
Pada Senin (9/3), media Korea MBN melaporkan bahwa keluarga mendiang “A”, yang merupakan keturunan generasi ke-31 dari tokoh sejarah Eom Heung Do, mengklaim beberapa adegan dalam film tersebut memiliki kemiripan dengan proyek drama berjudul “Eom Heung Do” yang sedang dipersiapkan oleh “A” sebelum ia meninggal pada 2019.
Keluarga tersebut menyebut sejumlah elemen yang dianggap serupa, di antaranya adegan ketika King Danjong membuka hatinya saat makan bersama Eom Heung Do, adegan ketika Eom Heung Do menyelamatkan sang raja yang hendak menjatuhkan diri dari tebing, penggabungan beberapa karakter dayang istana menjadi satu tokoh, hingga penggambaran anak-anak Eom Heung Do yang diadaptasi menjadi satu karakter putra.
Menanggapi tuduhan tersebut, rumah produksi Onda Works merilis pernyataan pada 10 Maret yang menegaskan bahwa film “The King’s Warden” merupakan karya orisinal yang dibuat berdasarkan fakta sejarah, dan seluruh proses kreatifnya terdokumentasi secara rinci sehingga dapat diverifikasi.
Pihak produksi juga menjelaskan bahwa karena film tersebut mengangkat tokoh dan peristiwa sejarah, kemungkinan adanya karya lain yang memiliki kemiripan tetap ada. Namun mereka menegaskan bahwa tidak ada jalur atau hubungan apa pun yang membuat para kreator film pernah menemukan atau menggunakan karya yang dimaksud selama proses pengembangan.
Onda Works menambahkan bahwa tuduhan plagiarisme tersebut tidak berdasar dan pihaknya akan menanggapi klaim tersebut secara tegas, termasuk melalui langkah hukum jika diperlukan.
Film ini juga baru-baru ini mencatat kesuksesan besar dengan melampaui 11 juta penonton di bioskop.


