terkinni.id – Sebagai wujud kontribusi sosial global, CHOBI, perusahaan produsen pupuk kompos asal Korea, pada 5 Februari lalu telah mengunjungi SDN Kukumid di Merauke dan mendonasikan perangkat pendidikan. Mulai dari perlengkapan sekolah seperti alat tulis hingga peralatan olahraga, donasi ini mendapat sambutan antusias dari siswa dan staf pengajar setempat.
Hal ini dilakukan guna meningkatkan kualitas lingkungan belajar siswa sekaligus membina hubungan yang baik dengan masyarakat setempat.

Selain kegiatan kontribusi sosial tersebut, CHOBI juga berkomitmen untuk terus menyediakan pupuk ramah lingkungan guna meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia. Sejak tahun 2018, perusahaan ini telah mengekspor pupuk lepas lambat—jenis pupuk yang dirancang untuk memberikan elemen seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) dalam jangka waktu panjang—menggunakan teknologi pelapis biodegradable yang dioptimalkan untuk lingkungan pertanian Indonesia. Dengan mengurangi beban lingkungan tanah dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrisi, hal ini diakui sebagai kontribusi terhadap ekosistem pertanian lokal.
Lee Seung-yeon, CEO CHOBI, menekankan, “Pertumbuhan perusahaan akan lebih bermakna jika kita bekerja sama dengan masyarakat setempat,” dan menambahkan, “Kami akan terus aktif mempraktikkan manajemen ESG yang berdampingan dengan kehidupan masyarakat setempat, serta memperluas teknologi pertanian ramah lingkungan.”


