terkinni.id – Paris Baguette mengumumkan pada tanggal 26 bahwa perusahaan tersebut meraih peringkat ke-29 secara keseluruhan dan peringkat pertama di kategori bakery café dalam daftar “2026 Franchise 500” yang dirilis oleh majalah bisnis Amerika, Entrepreneur.
Pencapaian ini menandai kenaikan peringkat Paris Baguette secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir—dari posisi ke-61 pada 2024, ke-42 tahun lalu, hingga menembus jajaran Top 30 tahun ini. Paris Baguette juga menjadi satu-satunya merek Korea yang masuk 30 besar pada pemeringkatan tahun ini, mempertegas daya saing dan stabilitas bisnisnya di pasar waralaba Amerika Serikat yang sangat kompetitif.
“Franchise 500” merupakan indeks evaluasi yang telah dipublikasikan sejak 1980 dan kerap dijadikan tolok ukur utama daya saing waralaba di AS. Penilaian dilakukan terhadap lebih dari 150 indikator, termasuk skala dan pertumbuhan jaringan, infrastruktur waralaba, dukungan pemasaran, kekuatan merek, serta stabilitas keuangan. Tahun ini, sebanyak 1.354 merek yang berkantor pusat di Amerika Utara dan mengoperasikan sedikitnya 10 gerai masuk dalam evaluasi.
CEO Paris Baguette Amerika Utara, Darren Tipton, menyatakan bahwa hasil ini menunjukkan pengakuan global atas model bisnis waralaba Paris Baguette yang kompetitif dan berpotensi tumbuh berkelanjutan.


