terkinni.id – Diplomasi digital merupakan instrumen penting untuk memperkuat citra sebuah institusi. Karena itulah, KBRI Seoul aktif memanfaatkan platform digital dan media sosial untuk menjangkau semua kalangan masyarakat baik Korea maupun Indonesia.

“Narasi positif tentang Indonesia, mulai dari potensi ekonomi, keberagaman budaya, pariwisata, hingga kreativitas anak muda Indonesia serta kolaborasi kedua negara, diperkenalkan agar masyarakat Korea semakin mengenal Indonesia,” ujar Duta Besar Repulik Indonesia untuk Korea Selatan Cecep Herawan, dalam wawancara eksklusif dengan Direktur The Korea Indonesia Center, Prof. Dr. Koh Young Hun.
Agar lebih efektif, diplomasi digital tersebut melibatkan berbagai pihak dari Korea maupun Indonesia, seperti media, akademisi, sektor swasta, dan tentunya diaspora Indonesia di Korea yang tak kurang dari 80 ribu orang. Mereka mencakup beragam komunitas mahasiswa, kelompok agama, pekerja migran hingga komunitas pesilat.
Dengan menjembatani hubungan antarmasyarakat, komunitas diaspora juga diharapkan mampu menciptakan lebih banyak kolaborasi kedua negara seperti program budaya, festival, pameran, dan konten kolaboratif. Pendekatan ini dapat meningkatkan visibilitas dan pemahaman masyarakat Korea terhadap Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Seain itu, Dubes Cecep juga memanfaatkan gastronomi sebagai diplomasi budaya yang efektif, yang difasilitasi dengan berbagai kegiatan seperti Festival Indonesia, pameran produk makanan Korea hingga pertemuan antarmitra.

”Saya akan mendorong peran restoran Indonesia, pelaku UMKM makanan, chef, dan komunitas diaspora untuk memperkenalkan cita rasa Indonesia melalui kolaborasi dengan mitra Korea dan konten digital.” ujar Dubes Cecep.
Di saat yang sama, popularitas K-Wave dan perkembangan industri hiburan Korea menjadi momentum efektif untuk mendorong joint collaboration program kuliner. Meningkatnya minat masyarakat Korea terhadap kuliner Asia Tenggara juga menjadi momentum bagi kuliner Indonesia untuk hadir dalam ruang publik yang lebih luas di Korea.


