terkinni.id – Sebuah cuplikan dari program pengasuhan anak Korea “My Golden Kids” menjadi viral dan menuai reaksi keras setelah memperlihatkan seorang anak laki-laki bersikap sangat agresif terhadap ibunya.
Dalam rekaman tersebut, anak berusia sekitar 12 tahun itu meminta tambahan uang saku sebesar 20.000 won. Meski telah menerima uang seperti biasa, sang ibu menolak permintaan tambahan tersebut. Penolakan itu langsung memicu ledakan emosi. Anak tersebut terlihat menggeledah barang-barang ibunya, mengambil uang, lalu memukulnya berulang kali saat diminta mengembalikannya.
Adegan semakin mengejutkan ketika anak itu memukul kepala bagian belakang sang ibu, sementara kakaknya yang berada di lokasi tidak mampu menghentikan amukan tersebut. Situasi berubah semakin berbahaya ketika anak itu berlari ke dapur untuk mencari pisau sambil terus menuntut uang.
Cuplikan ini dengan cepat menyebar luas di platform X dan telah ditonton puluhan juta kali, memicu gelombang kemarahan dan kekhawatiran dari publik. Banyak warganet mempertanyakan bagaimana situasi tersebut bisa berkembang sejauh itu tanpa adanya intervensi yang memadai.
Dalam episode tersebut, sang ibu yang merupakan orang tua tunggal mengungkap bahwa ia sebelumnya pernah mengalami patah jari akibat kekerasan serupa dari anaknya. Pengakuan itu semakin memperkuat perdebatan publik mengenai pola pengasuhan, keselamatan orang tua, serta bagaimana sistem perlindungan anak dan keluarga seharusnya bekerja dalam kasus ekstrem seperti ini.


