June25 , 2026

Akhir Investasi Tahap 1 EcoPro di Indonesia dan Peluncuran Tahap 2

Share

terkinni.id – EcoPro, produsen bahan sel kendaraan listrik terkemuka asal Korea Selatan, mengumumkan pada Kamis (18/9) bahwa mereka telah menyelesaikan investasi sebesar 700 miliar won di empat smelter nikel di Indonesia dan akan segera memulai investasi tahap kedua.

Sejak tahun 2022, EcoPro telah berinvestasi di empat smelter Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang berlokasi di Sulawesi Tengah, Indonesia. Empat smelter tersebut diantaranya QMB (9% saham), Meiming (9%), ESG (10%), dan Green Eco Nickel (38%).

EcoPro berhasil merealisasikan keuntungan investasi sebesar 55,5 miliar won pada paruh pertama tahun ini melalui akuisisi saham di smelter Indonesia. Melalui investasi ini, perusahaan berhasil mengamankan pasokan MHP sebesar 28.500 ton per tahun secara stabil. Jumlah ini setara dengan kebutuhan untuk sekitar 600.000 unit mobil listrik. MHP, yang dikenal sebagai bahan baku nikel, memiliki harga yang lebih murah dibandingkan logam nikel dan juga mengandung kobalt yang diperlukan untuk produksi prekursor tiga unsur.

Adapun investasi tahap kedua EcoPro di Indonesia akan dilakukan di International Green Industrial Park (IGIP) pada akhir tahun ini. Proyek IGIP, yang terletak di Sambalagi, sedang dipromosikan melalui usaha joint venture dengan perusahaan global. Hal ini ditujukan untuk membangun kompleks industri terpadu di mana segala sesuatu—mulai dari pemurnian bahan baku hingga produksi prekursor, katoda, dan sel baterai—akan dilakukan secara lokal. EcoPro berencana berinvestasi sekitar 50 miliar won dalam proyek peleburan nikel di kompleks industri tersebut dan mengamankan 20% saham di perusahaan joint venture tersebut. 

Setelah selesai, peleburan ini diharapkan dapat memproduksi sekitar 66.000 ton nikel MHP per tahun. EcoPro berencana untuk mendiversifikasi portofolionya dengan memasuki bisnis peleburan dan mencapai inovasi harga dalam material baterai dengan menurunkan harga material katoda sebesar 20-30% dibandingkan harga saat ini.

Related

Perusahaan Agritech Korea Gint Bantu Indonesia Terapkan Smart Factory

terkinni.id – Gint, perusahaan agritech dan smart mobility asal...

Kloter Pertama Wisatawan Bebas Visa asal Indonesia Tiba di Korea Selatan!

terkinni.id – Kementerian Kehakiman Korsel mengumumkan bahwa kelompok pertama...

LSware dan Pemda Sumatera Barat Bermitra Tangani Lonjakan Serangan Siber

terkinni.id – LSware, perusahaan keamanan informasi asal Korsel, mengumumkan...

Perum BULOG Lakukan Studi Banding ke Kantor Pusat aT Korea!

terkinni.id – Baru-baru ini, delegasi perusahaan logistik milik negara...