November8 , 2026

Kim Jong Un Hadiri Parade Militer di Beijing: Persiapan Negosiasi Baru dengan Donald Trump?

Share

terkinni.id – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Beijing pada Selasa (2/9) menggunakan kereta lapis baja pribadinya, sehari setelah berangkat dari Pyongyang. Ia didampingi oleh Menteri Luar Negeri Choe Son Hui dan sejumlah pejabat tinggi. Kehadirannya dijadwalkan untuk menghadiri parade militer besar di Lapangan Tiananmen, yang akan dipimpin langsung Presiden Tiongkok Xi Jinping dan dihadiri puluhan pemimpin dunia.

Menurut Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan, Kim diperkirakan akan berdiri sejajar dengan Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam parade pada Rabu. Posisi simbolis ini dianggap sebagai sinyal kuat penguatan solidaritas trilateral Pyongyang–Beijing–Moskow. Laporan media Rusia bahkan menyebut Kim akan duduk di sisi kiri Xi, sementara Putin berada di sisi kanan.

Selain menghadiri parade, Kim diperkirakan akan menggelar pertemuan puncak terpisah dengan Xi dan Putin. Kremlin melalui kantor berita Tass juga mengisyaratkan kemungkinan pembahasan kerja sama lebih lanjut, termasuk isu militer dan dukungan ekonomi.

Langkah Kim ini menarik perhatian karena merupakan kemunculan perdananya di forum diplomatik multilateral sejak mengambil alih kekuasaan dari sang ayah, Kim Jong Il. Keputusan menghadiri parade militer Tiongkok dipandang sebagai upaya memulihkan hubungan tradisional dengan Beijing, memperkuat aliansi dengan Moskow, sekaligus mengurangi kesan Korea Utara sebagai negara terisolasi.

Hubungan Kim dan Putin sendiri semakin erat sejak tahun lalu lewat penandatanganan perjanjian pertahanan bersama. Pyongyang bahkan disebut aktif mendukung Moskow dalam perang di Ukraina, sementara Beijing tetap menjadi mitra strategis penting.

Menurut analisis NIS, kunjungan ini bertujuan memperluas ruang gerak diplomatik Kim dengan dua hal utama: memperbaiki hubungan dengan Tiongkok dan mengamankan bantuan ekonomi untuk menopang stabilitas rezimnya. Beberapa pengamat juga menilai, langkah ini bisa menjadi cara Kim memperkuat posisi tawar Korea Utara menjelang kemungkinan negosiasi baru dengan Amerika Serikat.

Related

Hilang Saat Snorkeling di Kepulauan Gili, Seorang Wanita Korea Masih Belum Ditemukan Setelah 1 Bulan!

terkinni.id – Seorang wanita berkewarganegaraan Korea Selatan yang hilang...

Data Pribadi Presiden Lee Jae Myung dan 167 Anggota Rombongannya Bocor di Situs Online!

terkinni.id – Data pribadi Presiden Korea Selatan Lee Jae...

LG CNS Rampungkan Pembangunan Data Center AI di Jakarta!

terkinni.id – Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, LG CNS,...

Pemerintah Korea Selatan Perluas Program Pendapatan Dasar Pedesaan, Parlemen Ingatkan Risiko

terkinni.id – Pemerintah Korea Selatan berencana memperluas program percontohan...

Data Pribadi Bocor, HYBE Perketat Sistem Keamanan

terkinni.id – HYBE mengungkapkan bahwa sejumlah dokumen internal dan...