March26 , 2026

Partai Keadilan Kritik KTT Korea–Jepang: “Isu Sejarah dan Korban Wanita Penghibur Diabaikan”

Share

terkinni.id – Partai Keadilan menyuarakan kekecewaannya terhadap hasil pertemuan puncak Korea–Jepang yang berlangsung di Tokyo pada 23 Agustus. Dalam pernyataannya pada 24 Agustus, kelompok Keadilan Memori Solidaritas (Jeonguiyeon) menilai bahwa pembahasan antara kedua pemimpin negara gagal menyentuh persoalan mendasar yang berkaitan dengan sejarah kelam masa lalu.

Meski KTT menghasilkan kesepakatan untuk memulihkan diplomasi bolak-balik dan membentuk badan konsultatif, Partai Keadilan menilai absennya pembahasan isu sejarah, khususnya pelanggaran HAM terhadap para wanita penghibur militer Jepang, sebagai sebuah kelalaian serius.

“Hubungan Korea–Jepang seharusnya dibangun melalui transformasi besar, termasuk pengakuan tanggung jawab pelaku serta penyampaian rencana implementasi yang jelas,” tegas partai tersebut.

Mereka juga kembali menyerukan agar pemerintah Jepang secara terbuka mengakui kesalahan masa lalu, menyampaikan permintaan maaf tulus, serta memberikan kompensasi kepada para korban wanita penghibur.

Related

3 dari 10 Siswa SMA Korea Selatan Sulit Fokus Membaca Teks Panjang

terkinni.id – Sekitar tiga dari sepuluh siswa SMA di...

Nilai Boston Dynamics Melonjak 20 Kali, IPO Diperkirakan Segera

terkinni.id – Nilai perusahaan Boston Dynamics, anak usaha robotika...

Tren Penahanan Suku Bunga Diperkirakan Berlanjut di Tengah Tekanan Inflasi

terkinni.id – Setelah Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat...

27 Perusahaan Terlibat Kolusi Tender Seragam Sekolah di Gwangju

terkinni.id – Komisi Perdagangan yang Adil Korea Selatan mengungkap...